Lokasi kediaman terduga teroris Wiji Joko Santoso di Perumahan Bukit Mampang Residence Utara, Depok. Foto: Medcom.id/Octavuianus
Lokasi kediaman terduga teroris Wiji Joko Santoso di Perumahan Bukit Mampang Residence Utara, Depok. Foto: Medcom.id/Octavuianus

Terduga Teroris di Depok Diintai Selama Dua Minggu

Nasional terorisme
Octavianus Dwi Sutrisno • 13 November 2019 22:17
Depok: Koordinator keamanan Perumahan Bukit Mampang Residence, Grogol Limo, Kota Depok Mek mengatakan petugas Densus Antiteror 88 Polri telah mengamati aktivitas Wiji Joko Sasonto sejak dua pekan terakhir.
 
Wiji ditangkap oleh Tim Densus 88 sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian dilanjut dengan penggeledahan di kediamannya di perumahan tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.
 
Sebelum ditangkap, kata Mek, Wiji telah diintai oleh petugas. Mek mengatakan selama beberapa minggu terakhir petugas kepolisian sering datang dan berkoordinasi dengannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya, sekitar dua Minggu petugas sempat datang ke sini. Ketemu saya dan Pak RT juga," kata Mek di Perumahan Bukit Mampang Residence, Depok, Rabu, 13 November 2019.
 
Mek menuturkan ketika menggeledah, Tim Densus membawa kurang lebih 40 jenis barang dari dalam rumah kontrakan yang ditempati Wiji bersama istri dan kedua anaknya.
 
"Ada banyak yang dibawa seperti beberapa handphone, laptop, buku agama, paspor yang lebih dari satu. Tadi kurang lebih 20 petugas yang datang menggeledah," ujar Mek.
 
Dirinya pun kaget jika Wiji ternyata pernah bergabung ke Suriah. Sebab, diakui Mek, dalam keseharian tidak ada perilaku Wiji yang aneh.
 
Wiji tidak menutup diri dari lingkungan, selalu menyapa warga sekitar perumahan dan kerap bercengkrama di pos keamanan perumahan bersama warga juga petugas sekuriti. Namun, Mek bilang Namun, sorotan matanya berbeda dengan warga lain.
 
"Sorot matanya, cukup tajam. Tapi dia ramah dan dekat dengan warga perumahan," tutur Mek.
 
Lebih jauh, Mek mengatakan ketika pertama datang dan menempati rumah kontrakan di perumahan tersebut, Wiji mengaku berasal dari Jawa Tengah.
 
"Dia bilang aslinya dari Semarang atau Solo gitu, Jawa Tengah pokoknya. Sempat bekerja sekarang sudah berhenti dan buka usaha souvenir di daerah TMII," jelas Mek.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif