Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Kasus Positif Korona di Jakarta Cenderung Mendatar

Nasional Virus Korona virus corona
Antara • 12 Mei 2020 21:53
Jakarta: Dokter spesialis paru, Erlina Burhan, mengamati tren kasus pasien positif korona (covid-19). Menurut dia, tren kasus positif di Jakarta cenderung mendatar.
 
"Namun ada beberapa daerah justru cenderung naik," kata Erlina dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Menurut dia, penambahan pasien positif paling tinggi terlihat pada 24 April 2020. Erlina memprediksi, puncak pandemi pada Mei 2020. Meski di Jakarta penambahan pasien positif mulai mendatar, namun tambahan pasien di tempat lain terus terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, kalau diakumulasikan, total tetap naik," kata dia.
 
Erlina meminta masyarakat selalu menjaga kewaspadaan. Mengingat pandemi ini bersamaan dengan Bulan Ramadan.
 
Baca:Pemprov DKI Lakukan 93.426 Rapid Test
 
"Sehingga dari segi ibadah, sekarang juga dibatasi. Jadi, kita memang harus lebih meningkatkan lagi daya tahan tubuh," kata Erlina.
 
Menurut dia, upaya pencegahan saat pandemi sampai setelah pandemi tidak berbeda. Yakni menjaga jarak sosial dan fisik, memakai masker, mencuci tangan, dan pola hidup bersih.
 
Erlina meminta masyarakat tak melupakan asupan nutrisi. Sebab virus korona bisa dilawan dengan imunitas yang baik melalui asupan nutrisi.
 
"Namun kadang anak-anak tidak suka makan sayur. Nah, mungkin ada baiknya diberikan juga multivitamin atau suplemen," kata dia.
 
Jumlah pasien korona yang dinyatakan sembuh di Jakarta melonjak cukup tajam. Penambahan pasien sembuh sebanyak 427 orang per Selasa, 12 Mei 2020.
 
"Semula 835 orang sembuh, kini bertambah menjadi 1.262 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Adapun penambahan kasus korona di Jakarta sebanyak 108 kasus. Yakni dari 5.195 menjadi 5.303 kasus positif.
 
Sementara itu, pasien positif korona yang meninggal bertambah tiga orang. Sehingga menjadi 456 orang.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif