Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Dok. BNPB
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Dok. BNPB

85% Kasus Kematian Covid-19 Akibat Komorbid

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan
Theofilus Ifan Sucipto • 15 November 2020 21:51
Jakarta: Sebagian besar pasien covid-19 meninggal akibat komorbid atau penyakit penyerta. Anak muda diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi kaum lanjut usia dan rentan dari virus berbahaya itu.
 
“Selama delapan bulan terakhir angka kematian penderita komorbid dan lanjut usia mencapai 80 hingga 85 persen. Sebuah angka yang sangat tinggi,” kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, dalam konferensi pers di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta Pusat, Minggu, 15 November 2020.
 
Doni mengatakan anak muda relatif aman saat terinfeksi covid-19. Mereka kemungkinan sembuh relatif lebih tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, lanjut dia, anak muda yang terinfeksi covid-19 kerap tidak menunjukkan gejala. Menurut dia, minimnya gejala justru berbahaya bagi lansia dan orang dengan komorbid, seperti hipertensi dan diabetes. Kemungkinan mereka sembuh sangat kecil.
 
Doni mengatakan tenaga kesehatan telah berupaya keras menangani pasien covid-19. Mereka harus menggunakan hazmat dan alat pelindung diri (APD) lainnya nonstop selama delapan hingga sembilan jam per hari.
 
“Masyarakat harus memahami sulitnya tugas para dokter dan risikonya yang sangat tinggi,” tegas Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.
 
Baca: Kemenkes: Tren Positif Bukan Alasan Protokol Kesehatan Kendur
 
Doni meminta kerja sama dari masyarakat, khususnya anak muda, untuk mematuhi protokol kesehatan. Langkah sederhana itu bisa menjaga keselamatan para dokter, lansia, dan orang dengan komorbid.
 
“Karena anak muda yang (terpapar covid-19) tanpa gejala ketika kembali ke rumah bertemu dengan keluarga yang usia lanjut maka risikonya akan sangat fatal,” tutur Doni.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif