BJ Habibie. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)
BJ Habibie. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Habibie Konsisten Merawat Kebhinekaan

Nasional bj habibie
Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 September 2019 05:50
Jakarta: Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho menyampaikan duka atas wafatnya Presiden ketiga RI BJ Habibie. Ucapan belasungkawa itu mewakili seluruh elemen di UNS.
 
"Dari Cairo UNS mengucapkan ikut berbela sungkawa yang amat mendalam," kata Jamal kepada medcom.id, Rabu, 11 September 2019.
 
Jamal mengatakan, jasa Habibie terhadap masyarakat Tionghoa dan Kebhinekaan bangsa tak terlupakan. Pertama, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 26 Tahun 1998 dia menghapus istilah pribumi dan non pribumi. Habibie juga menghapuskan kewajiban membuat SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan RI) dengan Inpres Nomor 4 Tahun 1999.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beliau adalah putra terbaik bangsa, bapak dirgantara Indonesia, pahlawan demokrasi kita dan panutan kesetiaan. Kami sangat kehilangan atas kepergian Beliau,"tandasnya.
 
Habibie wafat di usia 83 tahun. Presiden ketiga RI itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
 
Habibie sudah seminggu dirawat intensif di RSPAD. Dia ditangani puluhan tim dokter. Habibie didampingi anak dan cucu saat menghembuskan napas terakhir.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif