Ilustrasi masyrakat berhamburan akibat gempa. Foto: Antara/Adiwinata Solihin
Ilustrasi masyrakat berhamburan akibat gempa. Foto: Antara/Adiwinata Solihin

ASN Pemprov Ambon Berhamburan Akibat Gempa Magnitudo 4,1

Nasional gempa gempa ambon
Antara • 07 Oktober 2019 10:24
Jakarta: Aparatur Sipil Negara (ASN) berhamburan keluar dari kantor Gubernur Maluku, di Ambon, Senin pagi, 7 Oktober 2019. Dikutip dari Antara, mereka berlarian keluar ruangan akibat guncangan gempa magnitudo 4,1 pada pukul 10.21 WIT.
 
Wagub Maluku, Barnabas Orno juga sempat keluar dari ruangan kerjanya. Dia mengingatkan para staf untuk meminimalisasi dampak gempa yang terpusat di 3,45 Lintang Selatan dan 128.31 Bujur Timur itu.
 
Para ASN, terutama perempuan berlarian memanfaatkan lift maupun tangga di ruangan mulai lantai tiga hingga enam. Mereka berkumpul di halaman belakang kantor Gubernur Maluku karena khawatir akan ada gempa susulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trauma gempa magnitudo 6,5 pada 26 September 2019 masih terasa. Sebab gempa kala itu meretakkan sebagian dinding bangunan. Akibat gempa tersebut dinas Kesbangpol lantai lima pindah ke bekas ruangan Korpri di lantai dua.
 
Guncangan gempa magnitudo 4,1 pada Senin pagi juga terlihat staf BPK di lantai enam pindah ke ruangan Inspektorat Maluku di lantai dasar.
 
"Siapa yang tidak menyelamatkan diri dengan gedung berlantai tujuh yang sejumlah dinding telah retak. Apalagi guncangan terasa sangat kuat," ujar para ASN.
 
Bahkan, sejumlah ASN juga berlarian ke sekolah - sekolah untuk mengamankan anak- anak mereka memanfaatkan sepeda motor dan mobil pribadi, dinas maupun sewa.
 
"Anak saya telpon minta dijemput karena takut diguncang gempa," ujar ASN bernama Merry.
 
Sebelumnya, Penjabat Sekda Maluku, Kasrul Selang mengatakan, Tim dari Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan pengujian kelayakan sejumlah gedung paska gempa magnitudo 6,8 yang menguncang Kota Ambon serta kabupaten Maluku Tengah maupun Seram Bagian Barat (SBB) pada 26 September 2019.
 
Tim yang didampingi Penjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maluku, Muhammad Marasabessy telah melakukan pengujian kelayakan kantor Gubenrur dari lantai I hingga VII.
 
Selain itu, sejumlah gedung di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon dan RSU dr.Ishak Umarella di desa Tulehu, kecamatan Salahutu, pulau Ambon, kabupaten Maluku Tengah.
 
"Kami mengharapkan paling terlambat pada pekan ini telah menerima hasil pengujian kelayakan sebagai dasar bagi Gubernur Maluku, Murade Ismail mengajukan laporan, sekaligus bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanganan gedung - gedung tersebut," ujar Kasrul.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif