Sosiolog Devie Rahmawati. (Foto: MI/Arya Manggala)
Sosiolog Devie Rahmawati. (Foto: MI/Arya Manggala)

Menyoal Pornoaksi di Ruang Publik

Nasional pornografi
18 April 2018 13:38
Jakarta: Aksi sejumlah penari erotis di Jepara, Jawa Tengah dan Batam, Kepulauan Riau menunjukkan betapa mudahnya aksi pornoaksi dipertontonkan di ruang publik.
 
Sosiolog Devie Rahmawati melihat faktor ekonomi bukan satu-satunya alasan para penari wanita mempertontonkan kemolekan tubuhnya di hadapan massa. Lebih dari itu ternyata aksi menari erotis hanyalah sebuah awal menuju dunia gemerlap yang lebih luas.
 
"Sejak 1997 ada penelitian yang menjelaskan banyak dari mereka memilih secara independen karier tersebut. Dalam penelitiannya penari itu menjadi pintu masuk profesi lebih glamor di tempat industri hiburan," ungkap Devie, dalam Metro Pagi Primetime, Rabu, 18 April 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faktanya, kata Devie, profesi penari erotis juga terkadang dijadikan sebagai media aktualisasi diri.
 
Banyak di antara para penari memang sengaja terjun ke dunia hiburan karena ingin menampakkan diri sebagai seseorang yang menarik secara fisik. Tak heran jika mayoritas penari erotis masih berusia awal 20-an.
 
"Semakin muda peluang daya tarik dari tubuh semakin tinggi. Berdasarkan studi global mereka ingin menunjukkan bahwa mereka memang menarik dan motifnya tidak sesederhana karena pendapatan ekonomi tapi ada hal yang sifatnya simbolis," katanya.
 
Devie menambahkan selama aksi tarian erotis hanya sebatas tarian dan tak terkait dengan prostitusi, para penari masih bisa diarahkan untuk meninggalkan dunia tersebut.
 
Tinggal bagaimana penegak hukum tidak hanya melakukan penanganan dari sisi pidananya saja. Tindakan lain seperti rehabilitasi bisa dilakukan untuk mencegah para penari itu lebih dalam terjun ke dunia hitam.
 
"Meskipun bagi masyarakat ini tidak bisa dibiarkan namun memberikan rehabilitasi untuk mengembalikan kepercayaan diri tetap perlu. Karena ini tentu saja hanya soal simbolis dan psikologis, jadi perlu juga untuk kita bantu," kata dia.
 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif