Perguruan Tinggi Diharapkan Aktif Berantas Narkoba

Anggi Tondi Martaon 08 Mei 2018 10:55 WIB
berita dpr
Perguruan Tinggi Diharapkan Aktif Berantas Narkoba
Ketua DPR bersama Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA). Foto: Dok. DPR
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengajak perguruan tinggi berperan aktif memberantas narkoba. Perguruan tinggi perlu melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi peredaran narkoba di dunia pendidikan.

Hal itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Bamsoet saat menerima Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.

"Perguruan tinggi jangan menjadi menara gading yang aktivitasnya jauh dari realitas sosial. Perguruan tinggi harus berkontribusi memberikan solusi dan tindakan konkrit dalam menjawab berbagai permasalahan bangsa, utamanya dalam pemberantasan narkoba," kata Bamsoet. 


Pengurus ARTIPENA yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Sekretaris Jenderal Ir. Zaenal Arifin MT (Universitas Mercubuana), Bendahara Umum Dr. Teddy Oswari MM (Universitas Gunadarma), Wakil Ketua Prof. Dr. Suyatno M.Pd (Universitas Muhamadiyah Prof Hamka) dan Wasekjen Dr Ardiansyah M.Si (Universitas Moestopo Beragama).

Bamsoet memahami rumitnya persoalan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan perguruan tinggi. Apalagi, jaringan peredaran Narkoba saat ini sudah melibatkan bandar dan pengedar internasional dengan modus operandi yang semain kreatif. Tak hanya itu, jenis Narkoba juga semakin banyak variasinya.

Meskipun banyak tantangan, politikus Golkar itu meminta agar perguruan tinggi harus menjadi contoh kawasan yang steril. Bukan justru malah menjadi sarang peredaran Narkoba. 

"Beberapa hari lalu, saya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan pemusnahan barang bukti 2,6 ton di Monas. Bayangkan, jika lolos 2,6 ton narkoba tersebut bisa berada di mana saja, tak menutup kemungkinan juga masuk ke perguruan tinggi," ucap Bamsoet.

Bamsoet menyarankan, ke depan perguruan tinggi perlu menyertakan surat keterangan bebas narkoba bagi calon mahasiswa baru yang akan mendaftar ke perguruan tinggi. Bukan tidak mungkin pula perguruan tinggi menggandeng BNN untuk melakukan tes urine kepada para mahasiswa secara berkala.

"Ini sebagai tindakan antisipasi, siapa tahu ada anak-anak kita yang telah terjerumus karena pergaulan maupun faktor lingkungan lainnya, bisa kita selamatkan sedini mungkin. Jangan sampai pendidikannya terbengkalai dan masa depannya hancur," tandas Bamsoet. 

Lebih jauh, mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengapresiasi kelahiran ARTIPENA yang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke-2 di Banjarmasin. Walaupun bersifat relawan, ARTIPENA tak boleh letih mengedukasi masyarakat, terutama para mahasiswa dan civitas kampus.

"Saya harap seteleh penyelenggaraan Munas nanti, ARTIPENA bisa memperluas jaringannya ke semua provinsi di Indonesia. Jalin kerja sama dengan pihak lain, BUMN maupun organisasi sosial lainnya. Saya yakin niat baik ARTIPENA akan mendapatkan sambutan positif sekaligus memberikan kontribusi aktif kepada masyarakat," ucap Bamsoet.




(ROS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360