Ilustrasi Gerbang Tol Cikarang Utama. Foto: Antara/Wahyu Putro
Ilustrasi Gerbang Tol Cikarang Utama. Foto: Antara/Wahyu Putro

Jasa Marga Terapkan Rekayasa Ruas Tol Jakarta-Cikampek

Nasional perayaan natal dan tahun baru
Antara • 01 Januari 2019 22:25
Bekasi: PT Jasa Marga menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek guna mengurai simpul kemacetan lalu lintas selama arus balik libur Tahun Baru 2019. Puncak arus balik libur tahun baru diprediksi terjadi Selasa malam, 1 Januari 2019.
 
"Kami sudah petakan sejumlah simpul kemacetan berikut penanggulangannya mulai malam ini," kata Senior Specialist Corporate Communications PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti di Bekasi, Selasa, 1 Desember 2019, seperti dikutip dari Antara.
 
Jasa Marga memprediksi terjadi peningkatan volume lalu lintas arus balik di sejumlah ruas. Menurut Irra, peningkatan yang akan paling signifikan yakni arus lalu lintas yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama arah Jakarta sebanyak 95.000 kendaraan, atau meningkat 76 persen dari lalin normal yaitu 53.849 kendaraan pada malam ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peningkatan lalin yang juga signifikan diprediksi terjadi di GT Ciawi 2 (arah Jakarta), yaitu sebanyak 44.614 kendaraan, atau meningkat 112 persen dari lalin harian normal sebesar 21.089 kendaraan," katanya.
 
Selain itu, peningkatan volume lalin juga diprediksi terjadi di GT Pasteur arah Jakarta sebanyak 34,69 persen yaitu sebanyak 36.606 kendaraan dari volume lalin normal sebanyak 27.177 kendaraan.
 
"Dalam menghadapi arus balik libur tahun baru yang diprediksi akan terjadi hari ini, Jasa Marga telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengurai kemacetan," katanya.
 
Strategi itu di antaranya optimalisasi gardu operasi di gerbang tol untuk dioperasionalkan seluruhnya. Pihaknya juga menerapkan penggunaan gardu mudah dipindahkan untuk mengurangi antrean di gerbang tol yang mengalami kepadatan.
 
"Kami memanfaatkan mobile reader untuk melayani pembelian dan top-up uang elektronik di beberapa gerbang tol dan rest area. Selain itu Jasa Marga juga menambah personel lapangan untuk perbantuan tapping uang elektronik," ujar Irra.
 
Jasa Marga juga menggandeng pihak kepolisian untuk memberlakukan contra flow dan distribusi beban lalu lintas jika dibutuhkan. Sejumlah petugas terkait juga tengah mengintensifkan penertiban pembatasan operasi angkutan barang sesuai Keputusan Menteri Perhubungan.
 
Baca:Stasiun Senen Berangkatkan 280 Ribu Penumpang
 
"Kendaraan tonase berat yang terbukti melanggar kita keluarkan melalui gerbang tol terdekat," katanya.
 
Guna mempercepat penanganan gangguan lalu lintas, kata Irra, pihaknya menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan. Khusus untuk di Jalan Tol Jagorawi, Jasa Marga mengkanalisasi akses setelah GT Cibubur 2 untuk mengantisipasi persilangan dan perlambatan kendaraan pengguna jalan dari arah Puncak saat satu arah diberlakukan.
 
Sedangkan khusus untuk GT Cikarang Utama, jika terjadi antrean dan atas diskresi Kepolisian, lalin akan dialihkan ke GT Cikarang Barat untuk kemudian masuk kembali melalui Kanal GT Cikarang Utama. Selain itu, Jasa Marga melakukan pemetaan tempat istirahat untuk memudahkan pengguna jalan sesuai dengan kebutuhannya dan penyiapin Rest Area Monitoring System yang menginformasikan ketersediaan parkir di rest area tersebut.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif