Terpidana 'Bali Nine' yang Bebas Langsung Dideportasi

Daviq Umar Al Faruq 21 November 2018 17:09 WIB
narkoba
Terpidana 'Bali Nine' yang Bebas Langsung Dideportasi
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Malang: Salah satu terpidana kasus narkoba 'Bali Nine', Renae Lawrence, dinyatakan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangli, Bali, setelah pukul 23.59 Wita, Rabu, 21 November 2018. Renae masuk daftar hitam pemerintah Indonesia setelah bebas dan langsung dideportasi ke negara asalnya.

"Sudah pasti (blacklist). Kalau semua orang yang pernah melanggar apalagi orang asing, kalau hak dia sudah bebas pasti bebas. Itu aturan hukumnya," kata Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly di Malang, Rabu, 21 November 2018.

Yasonna menjelaskan, ada beberapa tersangka lainnya yang masih menjalani hukuman yang sangat berat selain Renae. Dua tersangka, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, telah dieksekusi mati pada 2015 lalu.


"Tetapi apabila orang sudah memperoleh hak nya (bebas), sesuai ketentuan perundang-undangan harus segera dideportasi kalau sudah bebas," ungkapnya.

Baca: Terpidana 'Bali Nine' Bebas Hari Ini

Pria asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, ini menambahkan, Renae harus memberikan laporan resmi kepada pemerintah Indonesia apabila masih dalam proses pembebasan bersyarat (PB). Renae tidak boleh melanggar hukum selama dalam.

'Bali Nine' adalah sebutan yang diberikan kepada sembilan orang Australia yang ditangkap pada 17 April 2005 di Bali, Indonesia. Mereka ditangkap karena kedapatan tengah berusaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kg dari Indonesia ke Australia.

Sembilan tersangka tersebut antara lain, Andrew Chan, Si Yi Chen, Michael Czugaj, Renae Lawrence, Tan Duc Thanh Nguyen, Matthew Norman, Scott Rush, Martin Stephens dan Myuran Sukumaran.

Renae yang berkewarganegaraan Australia itu sebelumnya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.  Namun, hukumannya dikurangi oleh Mahkamah Agung (MA) menjadi 20 tahun penjara. Setelah menjalani hukuman lebih dari 13 tahun, Renae pun kemudian dinyatakan bebas.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id