BNP2TKI Segera Pulangkan Jenazah Adelina

Siti Yona Hukmana 15 Februari 2018 04:19 WIB
tki
BNP2TKI Segera Pulangkan Jenazah Adelina
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal
Jakarta: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) segera memulangkan jenazah Adelina Lisao ke kampung asalnya di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kepala BNP2TKI menyebut, pihaknya terus melakukan komunikasi secara intensif dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang terkait rencana itu.

"Proses hukum tetap berjalan. Jadi tidak berhenti karena jenazah almarhum dipulangkan. Kami juga akan terus mengawal proses hak-hak industrialnya karena faktanya dia bekerja dan mempunyai majikan," kata Nusron dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 Februari 2018.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNP2TKI Servulus Bobo Riti menyatakan, perwakilan RI di Penang juga terus berkoordinasi dengan BNP2TKI, BP3TKI Kupang, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Ketenagakerjaan. Ia menyebut kabar mengenai pemulangan jenazah Adelina mulai terang


"Bahwa kepastian untuk proses pemulangan jenazah almarhum Adelina ke tanah air dapat diketahui Kamis 15 Februari 2018," tambah Servulus.

Baca Juga: Kematian Adelina Dijanjikan Diusut Tuntas

Adelina Lisao diduga disiksa oleh majikannya di Penang, Malaysia. Menurut penuturan Steven Sim Chee Kong, anggota Parlemen Malaysia yang menemukan kasus ini, Adelina sempat mengaku dipaksa tidur di luar rumah bersama anjing peliharaan majikan selama sebulan terakhir. Ia bahkan tak diberi makan dan mengalami penganiayaan.
 
Ketika diselamatkan kepolisian setempat di rumah majikannya di Taman Kota Permai, Adelina mengalami luka parah di kepala dan wajah serta infeksi luka di tangan dan kakinya.
 
Adelina sempat dirawat di RS Bukit Mertajam namun nyawanya tak tertolong. Adelina meninggal pada Minggu 11 Februari 2018.





(AGA)