Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pasukan Bersenjata Patroli di Kuala Kencana

Nasional penembakan kelompok bersenjata di papua
Suci Sedya Utami • 02 April 2020 07:42
Timika: PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat kerja sama dengan aparat keamanan menyusul insiden penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kuala Kencana, Mimika, Papua. Pasukan bersenjata diterjunkan ke lokasi.
 
“Kami menyikapi kejadian yang telah mengancam nyawa karyawan kami dengan sangat serius. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan para karyawan dan keluarga mereka," kata juru bicara PTFI Riza Pratama melalui keterangan resmi, Rabu, 1 April 2020.
 
Patroli pasukan bersenjata ditambah di seluruh kawasan Kuala Kencana. Patroli difokuskan pada area-area komunitas dan kerja di siang hari serta permukiman di malam hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, perusahaan juga telah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi karyawan di Kuala Kencana. Langkah ini diambil sampai kondisi sudah dinyatakan aman oleh aparat.
 
Penembakan menyebabkan karyawan PTFI, Graeme Thomas Wall, 57, meninggal, sedangkan dua korban lain, Ucok Simanungkalit serta ibril Bahar, mengalami luka serius. Jenazah Wall telah diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Airfast untuk keperluan autopsi.
 
Pasukan Bersenjata Patroli di Kuala Kencana
Polisi mengevakuasi korban penembakan oleh KKB di Mimika, Papua. Foto: Satgas Ops Nemangkawi
 
Baca: Pengamanan di Freeport Diperketat Pascateror KKB
 
Perusahaan berduka atas kepergian Wall. Korban telah lima tahun bekerja di PTFI. Wall meninggalkan seorang istri dan empat anak. Perusahaan akan memulangkan jenazah korban ke negara asalnya, Selandia Baru.
 
Sementara itu, dua korban luka masih dalam proses pemulihan di Rumah Sakit (RS) Tembagapura, Mimika. Saat ini, kondisi keduanya dalam keadaan stabil.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif