Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Jokowi Minta Terawan Siapkan Klasifikasi Penerima Vaksin Gratis

Nasional Virus Korona vaksin covid-19
Nur Azizah • 20 Oktober 2020 00:43
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyiapkan klasifikasi warga yang berhak menerima vaksin covid-19 gratis. Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatur penerima vaksin mandiri.
 
"Untuk vaksin yang gratis untuk rakyat urusan Menteri Kesehatan. Untuk yang mandiri, yang bayar itu urusannya Menteri BUMN," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 19 Oktober 2020.
 
Menurut dia, penanganan dibagi agar jelas alur tanggung jawabnya. Selain itu, Kepala Negara minta jajarannya memerinci siapa saja yang berhak mendapat vaksin lebih dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harus dijelaskan prosesnya seperti apa, siapa yang pertama disuntik terlebih dulu, kenapa dia, harus dijelaskan betul ke publik, proses komunikasi publik ini yang betul-betul disiapkan," kata Jokowi.
 
Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah menyusun lima kelompok prioritas penerima vaksin. Kelompok pertama yakni tenaga medis, pelayanan publik, TNI-Polri, dan aparat hukum.
 
Jumlah orang yang akan divaksin 3.497.737 orang, sedangkan kebutuhan vaksinnya dua kali lipat, yakni 6.996.474 dosis. Kelompok kedua, masyarakat, termasuk di dalamnya tokoh agama, perangkat daerah dan sebagian pelaku usaha.
 
"Jumlah orang yang akan divaksin sebanyak 5.624.010 orang dengan total 11.248.020," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Airlangga Hartarto.
 
Baca: Bio Farma Upayakan Harga Vaksin Covid-19 Di Bawah Rp200 Ribu
 
Kelompok ketiga ialah seluruh tenaga pengajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi. Totalnya, ada 4,3 juta orang dengan 8,6 juta vaksin.
 
Kelompok keempat ialah aparatur pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga anggota legislatif. Total orang yang akan divaksin sekitar 2,3 juta orang dengan 4,6 juta dosis vaksin.
 
"Terakhir, penerima BPJS bantuan iuran ada 86 juta orang. Kita sediakan vaksin 173 juta dosis," ujar Airlangga.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif