Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Rasio Tes Covid-19 Indonesia Kalah dari Malaysia

Nasional Virus Korona Satgas Covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 12 Oktober 2020 19:31
Jakarta: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut tes virus korona (covid-19) di Indonesia masih tergolong rendah. IDI mengungkapkan hal ini berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per September 2020.
 
"Indonesia kita testing 7,07 orang per 1.000 penduduk. Jadi masih cukup kecil," ujar Ketua Umum IDI Daeng M Faqih, dalam diskusi virtual, Senin, 12 September 2020.
 
Menurut dia, Indonesia masih di bawah Malayasia dengan rasio 46,67 orang per 1.000 penduduk dan Filipina 31,16 orang per 1.000 penduduk. Ia tidak mengetahui secara pasti penyebab rendahnya tes dari pemerintah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, tes covid-19 yang gencar dapat membantu mempercepat penanganan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok, itu. Pemeriksaan sejatinya dapat memastikan seorang individu terpapar covid-19 atau tidak.
 
"Kalau testing semakin besar, maka otomatis kasusnya cepat ditemukan, kalau cepat ditemukan maka cepat diisolasi dan di tangani," jelas di.
 
Baca: Pemerintah Siapkan 271,3 Juta Dosis Vaksin di Kuartal Keempat
 
Kendati demikian, Daeng menilai rendahnya pengetesan covid-19 tidak sepenuhnya kesalahan pemerintah. Tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang menolak untuk dites.
 
"Saya tahu Satgas (Satuan Tugas) dan Kementerian Kesehatan sudah gencar tapi memang perlu ditambah. Memang masyarakat harus digerakkan," tutur dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif