Pemerintah Revisi Cuti Bersama Idulfitri
Menpan-RB Asman Abnur. Foto: MI/Susanto
Jakarta: Pemerintah akan merevisi cuti bersama Lebaran 2018 yang sebelumnya ditetapkan sepuluh hari mulai 11-20 Juni 2018.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan revisi tersebut dilakukan karena banyak masukan, terutama dari industri dan pebisnis kepada pemerintah.

Saat ini, kata Asman, revisi cuti tersebut sedang digodok oleh tiga kementerian, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menpan RB yang dikoordinatori oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Namun, keputusan cuti apakah akan dikurangi atau tidak belum diputuskan.


"Belum diputuskan, tapi ini mau dikoordinasikan lagi. Jadi Menag, Menaker, dan Menpan RB," kata Asman usai Musrenbang 2018, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin 30 April 2018.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran 2018 Ditambah

Asman menjelaskan alasan usulan revisi cuti bersama ini karena keluhan dari kalangan industri dan pengusaha. Pemerintah pun akan melangsungkan rapat melibatkan industri dan swasta hari ini.

Rapat tersebut rencananya akan membahas dan mengatur kembali cuti bersama untuk pegawai swasta dan pegawai kepemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan tertuang dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

"Yang diatur kan cuti bersama tiga menteri untuk seluruh baik pegawai swasta dan pemerintah ‎atau ASN. Itu berdasarkan Peraturan Menpan RB," jelas dia.

Baca juga: Cuti Lebaran Ditambah demi Urai Kemacetan

Sedangkan untuk cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan diputuskan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

"Kalau pegawai negeri diputuskan melalui Keputusan Presiden," kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), pemerintah melakukan penambahan cuti bersama Lebaran 2018 tiga hari yaitu pada tanggal 11, 12, dan 20 Juni 2018. Sehingga cuti bersama mulai 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018. Sementara libur Idulfitri jatuh pada 15-16 Juni 2018.





(MBM)