Ketua DPR Bambang Soesatyo/MI/Rommy Pujianto
Ketua DPR Bambang Soesatyo/MI/Rommy Pujianto

Ketua DPR: Penanggulangan Pascabencana Harus Optimal

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Whisnu Mardiansyah • 24 Desember 2018 10:47
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta semua pemangku kebijakan terkait bencana bekerja maksimal. Penanggulangan pascabencana tsunami di pesisir Banten, Sabtu malam, 22 Desember 2018 harus benar-benar menjadi fokus.
 
"Proritas upaya penanggulangan pasca-tsunami hendaknya fokus pada langkah dan tindakan medis bagi warga yang terluka. Selain tim medis dan unsur-unsur BPBD setempat, pimpinan Polri dan TNI hendaknya juga mengerahkan satuan-satuan terdekat untuk menolong para korban luka," jelas Bamsoet di Jakarta, Senin, 24 Desember 2018.
 
Baca: Jokowi Besuk Korban Tsunami

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Golkar itu meminta tim segera mendirikan posko pengungsian maupun rumah sakit darurat. Kebutuhan berupa obat-obatan, selimut, dapur umum, dan keperluan balita pun harus dipastikan terpenuhi.
 
Ia juga berharap tim evakuasi segera menemukan korban hilang. Sedangkan mereka yang dinyatakan meninggal bis asegera dimakamkan dengan bantuan pemerintah daerah setempat.
 
Baca: Jokowi Tinjau Penanganan Tsunami di Banten
 
Eks Ketua Komisi III itu juga meminta pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana dipercepat. Namun, prioritas utama tetap pada pertolongan pertama korban luka maupun pengungsi.
 
"Untuk percepatan pemulihan suasana, pimpinan DPR mendorong PLN dan Pertamina memastikan ketersediaan daya listrik dan BBM agar masyarakat dapat kembali beraktivitas sebagaimana biasanya," ujar dia.
 
Baca: Alat Berat Dikerahkan Mengevakuasi Korban
 
Tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu malam, 22 Desember 2018. Hingga pukul 07.00 WIB, 281 orang tercatat meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.
 
Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak. Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif