Jokowi Tegaskan Danrem-Dandim Harus Netral

Achmad Zulfikar Fazli 26 November 2018 17:13 WIB
tnipresiden jokowi
Jokowi Tegaskan Danrem-Dandim Harus Netral
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara apel Danrem dan Dandim TNI AD terpusat 2018 di Bandung, Senin, 26 November 2018 - ANT/Raisan Al Farisi
Bandung: Presiden Joko Widodo menyinggung politik praktis saat memberikan pembekalan kepada Komandan Resor Militer dan Komandan Distrik Militer (Danrem-Dandim) di Pusat Persenjataan Infanteri (Pussenif), Kodiklat TNI AD, Kota Bandung, Jawa Barat. Dia menekankan Danrem dan Dandim tak boleh berpihak kepada calon tertentu dalam Pemilu 2019.

"Artinya tadi, netralitas TNI harus terus dijaga," tegas Jokowi usai memberikan pembekalan dalam apel Danrem dan Dandim seluruh Indonesia di Pussenif, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 26 November 2018.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 510 peserta. Mereka terdiri dari 45 orang Komandan Korem, 15 orang Asisten Kotama, Asisten Kasdam, Asisten Teritorial Kaskostrad, Asisten Teritorial Danjen Kopassus, Aster Kepala Divisi Kostrad. 


(Baca juga: Jokowi Apresiasi Danrem dan Dandim)

Kemudian, 11 Kasitel Korem tipe A, 314 orang komandan kodim dan 40 orang pejabat terkait fungsi pembinaan teritorial sebagai peninjau. 

Selain soal netralitas, Kepala Negara juga meminta Danrem dan Dandim menjaga stabilitas keamanan dan politik. Itu semua dinilai dapat berdampak positif kepada pembangunan di Tanah Air.

"Stabilitas politik dan keamanan itu sangat perlu dalam pembangunan kita baik sekarang, jangka menengah, maupun panjang," ujar dia.





(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id