Anggota Kelompok Bersenjata Tewas dalam Baku Tembak
Kelompok bersenjata. Ilustrasi: Medcom.id.
Jayapura: Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) TNI-Polri terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) Porum Okiman Wenda (POW) di Distrik Balingga, Lanny Jaya, Papua, Rabu, 3 November 2018. Dua anggota KKSB tewas dalam peristiwa itu. 

"Saat dilaksanakan penyisiran, ditemukan 2 orang anggota KKSB tewas di tempat dan berhasil di identifikasi bernama Gomes (Pengawal POW) dan Kulomabuk Wonda," kata Kapendam XVII/Cenderawasi Kolenel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 4 November 2018.

Petugas gabungan, kata dia, menemukan 2 pucuk senjata jenis SS 1 dan US Karabin.  Sejumlah barang bukti lain seperti ratusan butir amunisi berbagai kaliber, 3 buah handy talky (HT), teropong, dan bendera bintang kejora, juga ditemukan.


Aidi menuturkan baku tembak terjadi usai anggota KKSB menimbulkan kerusuhan di Kampung Wuyumbur, Distrik Balingga, sehari sebelumnya. Kerusuhan itu mengakibatkan  tukang ojek Yanwar meninggal dunia dengan luka tembak. 

Jenazah, kata dia, dibiarkan tergeletak di tempat kejadian perkara  (TKP) oleh KKSB. Kapolres Lanny Jaya AKBP Tonny Ananda bersama Satgas Gakkum TNI-Polri mengevakuasi jenazah pada 3 November 2018. 

Saat proses evakuasi berlangsung, pada pukul 15.40 WIT, tim mendapatkan serangan tembakan dari KKSB. Serangan itu dilancarkan dari  bukit di sekitar TKP sehingga kontak tembak tidak bisa dihindari. 

"Mereka membantai rakyat yang tidak berdosa kemudian jenazahnya dijadikan umpan guna menjebak pasukan TNI-Polri,"  kata Aidi.

Baca: Separatis Penyandera Guru dan Paramedis Terus Diburu

Namun, ada tim yang disiagakan di posisi yang tak jauh dari lokasi KKSB di bukit. Satu tim dari TNI AD dipimpin Lettu Inf Zulmi dengan jumlah 10 orang terlebih dahulu masuk kedudukan secara senyap dan menguasai ketinggian di sekitar TKP sebagai kelompok pengamanan.

Terjadi kontak tembak yang cukup gencar di ketinggian hingga akhirnya KKSB berhasil dipukul mundur dan secara terpencar. Kelompok separatis dengan anggota puluhan itu melarikan diri ke arah hutan. Dua orang di antaranya tewas dalam baku tembak.






(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id