Kecelakaan Lion Air JT610

Investigasi JT610 Dibantu Pihak Asing

Dheri Agriesta 30 Oktober 2018 19:13 WIB
Lion Air Jatuh
Investigasi JT610 Dibantu Pihak Asing
Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko (tengah)/Medcom.id.Dheri Agriesta
Jakarta: Wakil Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Haryo Satmiko menerima tawaran bantuan Singapura, Arab Saudi, dan Amerika Serikat. Ahli dari ketiga negara tersebut ikut menginvestigasi penyebab kecelakaan pesawat yang jatuh di Teluk Karawang, Senin pagi, 29 Oktober 2018.

"(Bantuan) sumber daya manusia dan peralatan, laboratorium kami juga terbatas, kami juga akan minta tenaga ahli," kata Haryo di Kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Baca: Data Awal Investigasi JT610 di Kantong KNKT


Menerima bantuan asing termaktub dalam UU Nomor 1 Thuan 2009 tentang Penerbangan. Peraturan internasioal juga memperkuat posisi KNKT mengiyakan bantuan negara sahabat.

"Bisa melibatkan negara yang pabrikasi, yang mendesain, kru-nya dari mana," jelas Haryo.

Baca: Presiden Minta KNKT Segera Selidiki Jatuhnya JT610

Investigator KNKT Ony Soerjo Wibowo menerangkan Lion Air JT610 tak cuma mengangkut warga negara Indonesia. Negara asal warga asing yang terbang bersama pesawat itu juga merasa bertanggung jawab.

KNKT telah menginformasikan kedatangan tim investigasi Singapura, Amerika Serikat, dan Arab Saudi ke Kementerian Luar Negeri. Tim dari Singapura dan Amerika Serikat diperkirakan tiba di Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018

"Mereka nanti dapat perlakuannya seperti apa, berhak dapat data apa, berhak ke lokasi yang bagaimana," jelas dia.





(OJE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id