Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Lagi, Prajurit Gugur Terkena Peluru Kelompok Separatis

Nasional kelompok bersenjata di papua
Lukman Diah Sari • 20 Maret 2019 12:16
Jakarta: Seorang anggota Brimob Polri gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Nduga, Papua, sekitar pukul 07.30 WIT, Rabu, 20 Maret 2019. Selain itu, tiga anggota lainnya terluka.
 
"Saat itu korban sedang melakukan pengamanan pesawat helikopter yang sedang dorlog (pendorongan logistik) di Bandara Mugi," kata Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin, saat dikonfirmasi.
 
Martuani mengungkapkan saat anggota tengah mengawal kelompok KKSB tiba-tiba menghujani tembakan. Kontak tembak pun tal terelakkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hingga akhirnya empat anggota mengalami luka tembak," ucapnya.
 
Ia melanjutkan, para anggota Brimob yang terkena luka tembak segera dibawa ke RSUD Kabupaten Mimika, melalui Bandara Mozes Kilangin Timika. Sekira pukul 09.13 WIT keempatnya langsung mendapatkan perawatan intensif.
 
"Dan Bharada Aldi mengalami luka pada bahu kanan (gugur). saat ini sudah di ruang jenazah RSUD Mimika," ujarnya.
 
Baca juga:Tiga Prajurit TNI Gugur Diserang KKSB di Nduga
 
Kontak tembak dengan KKSB sebelumnya kerap terjadi. Pada awal Maret 2019, tiga prajurit TNI gugur di tangan KKSB pimpinan Egianus Kogoya. Ketiga prajurit diketahui merupakan bagian dari Satgas Penegakkan Hukum (Satgas Gakkum) yang bertugas di Kabupaten Nduga, Papua.
 
Serupa, saat itu prajurit juga sedang mengamankan proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua-Wamena-Mumugu di Kabupaten Nduga. Pasukan TNI yang berjumlah 25 anggota itu kemudian mendapatkan serangan.
 
Kemudian pada akhir tahun lalu, penembakan terhadap warga sipil juga sempat terjadi. KKB menyerang belasan karyawan PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Nduga, Papua. Jembatan itu merupakan bagian dari program pembangunan Trans-Papua.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif