Ilustrasi. (Foto: Fox News)
Ilustrasi. (Foto: Fox News)

IDI Minta Pemerintah Lacak Virus Korona di Masyarakat

Nasional Virus Korona
Antara • 13 Februari 2020 16:29
Jakarta: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah melacak penyebaran kasus virus korona di tengah-tengah masyarakat. Kasus penyebaran virus korona di Indonesia sejauh ini masih nihil.
 
"Selain melakukan edukasi, kita harus mengaktifkan pelacakan kasus di masyarakat," kata Ketua Umum PB IDI dr Daeng M Faqih, di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020 seperti dilansir Antara.
 
Daeng menerangkan upaya edukasi pencegahan dan pelacakan harus terus gencar dilakukan. Potensi penyebaran virus korona dapat ditekan seminimal mungkin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Strategi itu sudah dilakukan di semua negara termasuk Amerika Serikat," ucapnya.
 
Pelacakan kasus korona di tengah masyarakat bukan hal yang sulit. Terang Daeng, pemerintah memiliki kemampuan dengan keberadaan sekitar 10 ribuan Puskesmas yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
 
IDI Minta Pemerintah Lacak Virus  Korona di Masyarakat
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih (kanan). Foto: ANT/Aprilio
 
Pelacakan dini mempermudah pemerintah menangani virus mematikan ini. Korban terjangkit bisa langsung dibawa ke rumah sakit yang telah ditentukan untuk dilakukan observasi.
 
"Kemudian jika timbul gejala maka dilakukan isolasi. Pertanyaan apakah kita sudah mampu? Jawabanya sudah," ucap dia.
 
Daeng menambahkan, Indonesia mampu menangani pandemik global mematikan ini. Berkaca dari pengalaman menangani kasus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan flu burung.
 

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif