Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor. Dok.Istana Kepresidenan.
Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor. Dok.Istana Kepresidenan.

Jokowi Ingin Indonesia Bebas TBC pada 2030

Nasional Virus Korona presiden jokowi tuberkolosis
Nur Azizah • 21 Juli 2020 10:43
Jakarta: Presiden Joko Widodo ingin Indonesia bebas dari Tuberculosis (TBC) pada 2030. Jokowi telah meminta kementerian terkait dan tenaga medis mulai masif melacak penderita TBC.
 
"Kita memiliki target untuk pengurangan Tuberculosis pada 2030, ini menuju ke bebas Tuberculosis," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juli 2020
 
Jokowi menyebut pelacakan penderita TBC sama halnya dengan covid-19. Sebab, keduanya sama-sama berbahaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sudah memiliki model untuk covid-19, yaitu pelacakan secara agresif untuk menemukan di mana mereka, harus dilakukan. Ini mungkin kita nebeng covid-19, kita juga lacak yang TBC," ujar dia.
 
Baca: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19
 
Kepala Negara menyebut penderita TBC di Tanah Air mencapai 845 ribu orang. Namun, baru 562 ribu orang yang terindentifikasi.
 
"Sehingga yang belum terlaporkan masih kurang lebih 33 persen. Ini hati-hati," ujar dia
 
Jokowi juga meminta layanan diagnostik maupun pengobatan TBC tetap berlangsung hingga penderita sembuh. Rumah sakit diminta mulai menyimpan cadangan obat-obatan TBC.
 
"Mulai stok obat-obatan, pastikan juga harus tersedia dan kalau perlu memang butuh peraturan presiden atau peraturan menteri segera terbitkan sehingga risiko kita sejak awal kita bisa antisipasi," kata dia.
 
Selanjutnya, upaya preventif dan promotif harus digalakkan di lintas sektor. Tak terkecuali menyiapkan infrastruktur seperti rumah sakit atau meningkatkan kapasitas.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif