NEWSTICKER
Kegiatan pembersihan TPU dalam rangka mencegah penyebaran virus korona. Foto: Medcom/Christian
Kegiatan pembersihan TPU dalam rangka mencegah penyebaran virus korona. Foto: Medcom/Christian

Empat TPU di Jakpus Disemprot Disinfektan

Nasional Virus Korona
Christian • 20 Maret 2020 09:55
Jakarta: Sebanyak empat tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta Pusat disemprot disinfektan. Penyemprotan diTPU Karet Bivak, Petamburan, Kawi-Kawi, dan Pasar Baru Barat, menjadi upaya mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Sudah sejak kemarin dilakukan aksi pencucian fasilitas yang ada di TPU dan disemprotkan cairan disinfektan," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda, saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Mila menerangkan penyemprotan dilakukan 286 petugas. Petugas juga membersihkan seluruh fasiltas yang ada di TPU dengan karbol. Petugas dibekali pakaian standar penanganan korona seperti masker dan sarung tangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan sepatu bot agar tidak tertular virus covid-19," ujarnya.
 
Baca:Pembangunan RS Korona di Pulau Galang Ditarget Rampung 28 Maret
 
Mila mengimbau para peziarah menerapkan social distancing atau jaga jarak sosial ketika mengunjungi makam. Langkah ini diharapkan efektif menekan penyebaran covid-19. "Peziarah juga kita batasi untuk bisa masuk," ungkapnya.
 
Mila menegaskan jam operasional TPU masih sama, yakni mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Pelayanan yang ditutup sementara Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat hanya izin penggunaan tanah makam (IPTM) terhadap ahli waris. Penutupan diberlakukan hingga 31 Maret.
 
Menurut Mila, pengurusan IPTM masuk kategori administrasi. Sesuai ketentuan Pemprov DKI, kata dia, segala bentuk administrasi ditutup sementara hingga akhir Maret 2020.
 
"Namun jika situasi belum memungkinkan penutupan administrasi tetap berjalan," paparnya.
 
Mila menuturkan ahli waris tidak perlu khawatir denda jika tidak melakukan IPTM. Seluruh denda akan dihapuskan semenjak penghentian pengurusan IPTM ini diberlakukan.
 
"Kita hanya nunggu instruksi dari Dinas saja, jika sudah bisa lakukan administrasi, maka kami buka kembali," ujarnya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif