Jambret Penumpang Ojol Sudah 8 Kali Beraksi

Deny Irwanto 09 Juli 2018 11:36 WIB
penjambretan
Jambret Penumpang Ojol Sudah 8 Kali Beraksi
Pengendara sepeda motor. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Sandi Haryanto, 27, sudah delapan kali menjambret penumpang motor. Terakhir, aksinya terekam CCTV saat menjambret Warsilah, 36, hingga korban tewas tersungkur.

"Dari delapan kali kejadian semua yang diambil handphone dan tas," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian saat rilis di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Menurut dia, Sandi mengaku kerap beraksi di sepanjang jalan bypass dari arah Jakarta Timur hingga Jakarta Pusat. Pelaku kerap menyasar perempuan yang mengoperasikan ponsel saat berkendara.


Sebelum beraksi, pelaku juga memantau calon korban dari persimpangan Rawasari, Jakarta Pusat. Dari serangkaian aksi sejak Lebaran 2018, Sandi sudah mendapat Rp500 ribu. 

Arie mengatakan, dari penangkapan ini, polisi menyita beberapa alat bukti. Barang itu di antaranya tas korban, telepon genggam, dan sepeda motor Suzuki Satria FU hitam yang kerap digunakan pelaku. 

Sandi dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Dia terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Baca: Takut Ditembak, Penjambret Penumpang Ojol Menyerahkan Diri

Sebelumnya, Warsilah menjadi korban penjambretan saat berboncengan dengan driver ojek online (ojol) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Minggu, 1 Juli 2018. Saat penjambretan, korban tersungkur dari sepeda motor. 

Nyawa korban tak tertolong saat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra, Kemayoran, Jakarta Pusat. Luka di kepala diduga menyebabkan korban kehilangan nyawa.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id