NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Penyebar Hoaks Korona di PGC Minta Maaf

Nasional Virus Korona hoax
Zaenal Arifin • 18 Maret 2020 18:08
Jakarta: Tersangka penyebar berita bohong terkait virus korona (covid-19) AS, 21, menyesal. Dia ditangkap polisi setelah video hoaks soal pasien korona di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur (Jaktim), yang dibuatnya viral.
 
"Saya meminta maaf kepada masyarakat dan keluarga besar PGC," kata AS sambil menangis di Mapolres Jakarta Timur, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Air mata terus menetes di wajah perempuan yang bekerja di salah satu toko di PGC itu. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapolres Jaktim Komisaris Besar (Kombes) Arie Ardian Rishadi berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Bila belum terkonfirmasi kebenarannya, kabar yang disebarkan dapat menimbulkan keresahan.
 
"Jadi pastikan dalam menyebarkan informasi-infoemasi itu harus benar dan bisa dipertanggungjawabkan," jelas Arie.
 
Sementara itu, video yang disebar AS menggambarkan seorang perempuan yang dibawa dengan ambulans dari PGC, Sabtu, 14 Maret 2020. Dia menyimpulkan perempuan itu terpapar virus korona.
 
"Yang bersangkutan (perempuan yang direkam) memang sering sakit, pada saat itu mengalami pingsan, dipanggilkan oleh PGC untuk dijemput dengan menggunakan ambulans, tetapi yang bersangkutan bukan terkena atau sakit covid-19," kata Arie.
 
Penyebar Hoaks Korona di PGC Minta Maaf
Grafis Medcom.id
 
Baca: Deretan Artis Korban Hoaks Terkait Korona
 
Menurut dia, plaku secara spontan merekam peristiwa itu dan membuat analisis sendiri. Rekaman itu disebarkan kepada teman-temannya sehingga viral.
 
Akibat perbuatannya itu, AS terancam hukuman penjara selama 10 tahun. Dia dikenakan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif