Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menujukkan foto Andi, tersangka pencuri motor yang masuk DPO. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menujukkan foto Andi, tersangka pencuri motor yang masuk DPO. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Polisi dan Maling Motor Baku Tembak di Depok

Nasional pencurian
Siti Yona Hukmana • 04 Juli 2019 16:29
Jakarta: Polisi terlibat baku tembak dengan maling sepeda motor di Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa itu menyebabkan pelaku berinisial J alias Adi, 25, tewas.
 
Baku tembak terjadi saat tim dari Unit II Subdirektorat 3 Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya berupaya menangkap J, Rabu, 3 Juli 2019. Mulanya, petugas membuntuti J hingga ke kontakannya di Jalan Bojong Gede, Depok.
 
"Dia tahu bahwa di belakangnya ada anggota Resmob yang akan menangkap. Lalu, tersangka ini menembakkan tiga butir peluru ke arah penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, tiga timah panas yang dimuntahkan pistol pelaku meleset. Peluru mengenai tembok.Merasa terancam dan menghindari korban dari masyarakat, Resmob membalas tembakan. Peluru dari petugas tepat sasaran.
 
"Tersangka itu terkena tembakan petugas. Lalu, meninggal saat dibawa ke rumah sakit," ujar Argo.
 
Selanjutnya, polisi beranjak ke tempat kejadian perkara (TKP) kedua yang tak jauh dari TKP pertama. TKP kedua ini adalah rumah tersangka kedua, Andi. Lokasi ini diketahui polisi setelah penyelidikan secara teknis dan taktis.
 
Petugas berusaha untuk menangkap Andi. Namun, gerak-gerik petugas di lokasi diketahui Andi. Alhasil, baku tembak terjadi kembali antara pelaku dengan polisi.
 
"Tembakan tersangka itu meleset. Tembakan petugas mengenai pantatnya. Namun, dia berhasil lari membawa senjata api," beber Argo.
 
Saat ini, Andi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi juga telah menyebarkan selebaran agar masyarakat bisa melaporkan jika bertemu dengan tersangka DPO tersebut.
 
"Jadi, nanti berharap kepada masyarakat kalau melihat wajah seperti ini bisa disampaikan ke polisi," tutur Argo.
 
Argo mengatakan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan ini dilakukan atas adanya laporan dari korban berinisial WS. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/301/K/VII/2019/Sek. Pan Mas, tanggal 01 Juli 2019.
 
Baca: Polisi Tembak Mati Residivis Curas di Tangerang
 
Pencurian sepeda motor terjadi pada Minggu, 30 Juni 2019, pukul 14.00 WIB di Jalan Pemuda Kampung Pulo RT 01/RW 10, Cipayung, Depok. Pelaku beraksi di siang hari dengan sasaran sepeda motor yang terparkir di halaman kontrakan, Alfamart, Indomaret, dan rumah toko (ruko).
 
"Pelaku menggunakan kunci leter T untuk membuka kontak kendaraan dan membekali diri dengan senjata api rakitan dan senjata tajam pada setiap aksinya," pungkas Argo.
 
Polisi telah mengantongi beragam barang bukti (barbuk) dalam kasus ini. Barbuk ini meliputi satu sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dengan nomor polisi F 5362 FGF, satu senjata api rakitan berikut tiga amunisi aktif, tiga selongsong peluru, satu ponsel Samsung berwarna hitam, satu buah badik bergagang hitam, satu kunci T beserta tiga buah mata kunci L, dan mata kunci master.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif