Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Indonesia Butuh Wakil Panglima TNI

Nasional tni
Damar Iradat • 07 November 2019 13:30
Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut wakil panglima TNI dibutuhkan dalam organisasi TNI. Keberadaan wakil panglima akan meringankan tugas panglima.
 
"Mengingat karena posisi panglima adalah pengendali operasi. Panglima banyak melihat ke luar, banyak kunjungan, mengecek kesiapan pasukan," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.
 
Panglima TNI akan sering ke luar negeri bertemu panglima tentara dari negara lain. Sehingga, wakil panglima membuat tidak ada kevakuman di posisi pemimpin TNI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setiap harus pergi tugas, panglima selama ini membuat surat dan menunjuk satu kepala staf angkatan dari tiga matra sebagai penggantinya. Dengan adanya wakil panglima, otomatis bisa langsung bertindak sebagai panglima.
 
"Lebih mudah untuk efektif dalam melaksanakan organisasi. Itu pertimbangannya, sangat technical, sangat organisatoris, tidak ada pertimbangan politik, atau pertimbangan lain," tutur dia.
 
Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Perpres mengatur posisi wakil panglima TNI.
 
Tugas wakil panglima sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat 2 di antaranya; membantu pelaksanaan tugas harian panglima; memberikan saran kepada panglima terkait pelaksanaan kebijakan pertahanan negara, pengembangan postur TNI, pengembangan doktrin, strategi militer, dan pembinaan kekuatan TNI serta penggunaan kekuatan TNI.
 
Kemudian, melaksanakan tugas panglima apabila panglima berhalangan sementara dan/atau berhalangan tetap; dan melaksanakan tugas lain yang diperintahkan panglima.
 
Posisi wakil panglima TNI dihapus di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur melalui Keppres tertanggal 20 September 2000. Sosok terakhir yang menjabat wakil panglima adalah Fachrul Razi yang kini menjabat sebagai menteri agama.
 
Moeldoko sempat mengusulkan jabatan wakil panglima TNI dihidupkan kembali ke Jokowi pada 2015. Namun, usulan itu tak mendapatkan jawaban hingga Moeldoko purnatugas.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif