Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko (kedua kiri). Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko (kedua kiri). Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Informasi Cuaca BMKG Tak Ditanggapi Serius

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Theofilus Ifan Sucipto • 04 Januari 2020 14:42
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyesalkan pemangku kepentingan tak menanggapi serius informasi potensi cuaca. Padahal informasi itu bisa menjadi patokan semua stakeholder untuk melakukan kesiapsiagaan sebelum prediksi tersebut terjadi.
 
"BMKG punya informasi sedemikian bagus tapi tidak termanfaatkan dengan baik," kata Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko di Sasana Krida Karang Taruna, Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Hary menyebut pihaknya rutin mengabarkan potensi cuaca ekstrem. Terkait banjir di awal 2020, BMKG sudah mengimbau potensi itu sejak Jumat, 27 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kala itu, BMKG sudah memberi peringatan cuaca signifikan. Artinya, terang Hary, curah hujan didominasi sedang sampai lebat.
 
Informasi tersebut langsung disampaikan pada masyarakat melalui situs BMKG. Selain itu secara khusus pemangku kepentingan mendapat informasi via grup Whatsapp dan SMS.
 
"Kalau BMKG sudah mengeluarkan peringatan lebih dari empat kali dan hujan lebih dari tiga jam, maka kewaspadaan ditingkatkan jadi kesiagaan," tutur Hary.
 
Dia berharap ke depannya seluruh pihak tanggap pada informasi BMKG. Apalagi, lanjut Hary, musim hujan diprediksi masih berlangsung hingga Februari mendatang.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif