Marsekal Muda (Marsda) TNI Hendri Alfiandi dilantik menjadi kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Dok. Humas Basarnas.
Marsekal Muda (Marsda) TNI Hendri Alfiandi dilantik menjadi kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Dok. Humas Basarnas.

Resmi, Marsda Hendri Alfiandi Menjadi Kabasarnas Baru

Nasional Kementerian Perhubungan basarnas
Cindy • 04 Februari 2021 12:42
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Marsekal Muda (Marsda) TNI Hendri Alfiandi menjadi kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Hendri menggantikan Marsekal Madya (Marsdya) TNI (Purn) Bagus Puruhito yang telah pensiun.
 
"Semoga amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada saudara (Hendri Alfiandi) dapat saudara laksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Budi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Februari 2021.
 
Hendri merupakan alumni Akademi Angkatan Udara Tahun 1988. Pria kelahiran Maospati, Magetan, Jawa Timur itu sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asop KSAU).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi berharap Kabasarnas baru dapat membawa instansinya dalam menghadapi tantangan di masa mendatang. Basarnas telah membuktikan kredibilitas dan mendapat kepercayaan besar dari masyarakat luas, baik dalam skala nasional maupun internasional.
 
Kepercayaan didapatkan karena Basarnas mampu bertindak cepat dan tuntas dalam menjalankan tugas yang identik dengan misi kemanusiaan itu. Budi tak heran jika Basarnas begitu dicintai dan memiliki reputasi yang sangat baik di mata publik.
 
"Semoga, Basarnas tetap dapat memberikan jaminan keselamatan dan rasa aman bagi warga negara maupun warga negara asing yang sedang berada di wilayah NKRI," ucap Budi.
 
Baca: Basarnas Awasi Objek Wisata Jabar Selama Libur Panjang
 
Budi mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Bagus Paruhito selama menjabat sebagai Kabasarnas. Budi berharap Bagus tetap memberi kontribusi positif dan konstruktif untuk negara meski telah purna tugas.
 
"Pengetahuan dan pengalaman saudara (Bagus) adalah ilmu dan suri teladan bagi anak-anak bangsa, para generasi muda, dan generasi penerus negeri yang kita cintai ini," ungkap Budi.
 
Dia menegaskan dinamika pergantian pimpinan merupakan hal biasa di dalam sebuah instansi. Baik itu berkaitan dengan karier, masa bakti, kaderisasi, regenerasi, dan penyegaran di dalam tubuh organisasi.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif