Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Lawan DBD, Masyarakat Diimbau Cegah Pengembangbiakan Nyamuk

Nasional Demam Berdarah kemenkes DBD
M Iqbal Al Machmudi • 21 Januari 2022 14:23
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat waspada tehadap kasus demam berdarah dengue (DBD). Pencegahan DBD harus dilakukan mulai dari rumah sendiri, salah satunya melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin.
 
"Untuk masyarakat segera laksanakan PSN secara rutin, juga 3M Plus (menguras dan menyikat, menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas), kemudian melaksanakan gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J)," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Didik Budijanto, saat dihubungi, Jumat, 21 Januari 2022.
 
Didik juga meminta pejabat setempat mengayomi warganya mencegah pengembangbiakan jentik. Pencegahan bisa dilakukan dengan menghidupkan kembali Pokjanal Dengue atau Kelompok Kerja Operasional dengan memanfaatkan integrasi dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Dana Desa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DBD pada 2021 dengan angka kumulatif mencapai 59.251 orang dengan angka kematian mencapai 569 kasus. Kasus DBD tertinggi berada pada kelompok umur 15-44 tahun.
 
Baca: Tiga Warga Pamekasan Jatim Meninggal Akibat DBD
 
Jumlah Suspek Dengue dari laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) sebanyak 60.228 suspek dengue. Upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk pengendalian DBD dengan cara PSN 3M Plus melalui Gerakan 1 rumah 1 jumantik mulai dari pintu masuk negara sampai rumah tangga.
 
"Kemudian, menanam tanaman pengusir nyamuk seperti zodia, lavender, sereh, dan lainnya. Masyarakat selalu menggunakan lotion anti nyamuk," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif