Gubernur Babel Kunjungi Keluarga Korban di RS Polri
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman berbincang dengan salah satu keluarga korban - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengunjungi posko trauma healing di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Posko dibuat untuk keluarga korban musibah Lion Air JT610. 

Pantauan Medcom.id, Erzaldi tiba pukul 15.00 WIB. Ia langsung masuk ke posko yang terletak di lantai 1 Gedung Promoter RS Polri. 

Erzaldi langsung menghampiri keluarga korban. Ia memberikan motivasi dan memastikan akan memberikan yang terbaik kepada korban dan keluarga. 


"Setelah korban teridentifikasi, nanti dikafani dan bisa dibawa oleh keluarga. Kita pastikan dulu identifikasi korban agar tidak tertukar ya," kata Erzaldi kepada salah satu keluarga korban di lokasi, Rabu, 31 Oktober 2018. 

Pada kesempatan itu, salah satu keluarga korban mempertanyakan kepastian jenazah bisa dibawa pulang. Erzaldi meminta keluarga bersabar sebab menunggu hasil identifikasi. 

"Semua dalam proses, cara-cara untuk mencocokkan ini (data antemortem dan postmortem) ada di forensik. Yakin Insyaallah yang kita bawa ini adalah yang benar keluarga kita. Jadi jangan buru-buru," tutur dia. 

(Baca juga: Black Box Lion JT610 Masih Dicari)

Trauma Healing untuk Penguatan Mental 

Angela, salah satu tim psikologi dari Mabes Polri mengaku trauma healing diberikan pada keluarga korban untuk memberikan penguatan mental pada keluarga. Ini supaya keluarga bisa menerima cobaan atas peristiwa yang terjadi. 

"Kami beri motivasi keluarga untuk setidaknya menerima. Kami juga dampingi mereka agar siap mendengar informasi apa pun dari pihak rumah sakit," papar Angela.

Posko trauma healing dibuka sejak Selasa, 30 Oktober 2018. Fasilitas tersedia selama 24 jam. 

Angela mengaku posko trauma healing diminati keluarga korban. Kemarin saja sudah ada 30 keluarga yang datang. 

"Pada keluarga yang datang ke sini kami beri tips relaksasi. Kami siap mendampingi keluarga korban," tutur dia. 

Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Hingga kini proses evakuasi masih dilakukan untuk menemukan korban dan badan pesawat. 







(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id