Warga korban gempa tsunami Palu berjalan usai melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Baitussalam di Desa Loli Saluran, Donggala. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.
Warga korban gempa tsunami Palu berjalan usai melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Baitussalam di Desa Loli Saluran, Donggala. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

Pemerintah Diminta Percepat Pendistribusian Bantuan

Nasional gempa tsunami Gempa Donggala
12 Oktober 2018 16:45
Jakarta: Pemerintah diminta mempercepat proses pendistribusian bantuan di kawasan terdampak gempa dan tsunami Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah. Pasalnya masih banyak korban bencana alam yang belum menerima bantuan.
 
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Diah Pitaloka mengatakan banyak bantuan yang sudah masuk namun belum terdidistribusikan dengan baik kepada korban gempa dan tsunami. Dia mengingatkan, jangan sampai bantuan hanya menumpuk.
 
Dia mengaku sudah melakukan peninjauan kawasan terdampak gempa dan tsunami Sulawesi Tengah bersama Komisi VIII DPR RI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemarin saya lihat masih banyak bantuan belum terdistribusi. Sehingga perlu dioptimalkan dan peralatan berat seperti truk perlu ditambah. Ini harus jadi perhatian. Jangan sampai bantuan melimpah tapi korban tidak menerima," kata Diah, Jumat, 12 Oktober 2018.
 
Dia mengungkapkan, diperlukan banyak relawan dari luar daerah untuk memperbaiki kawasan terdampak gempa dan tsunami. Pasalnya, korban masih menata diri usai kehilangan anggota keluarga dan harta.
 
"Perlu banyak relawan untuk memulihkan Palu. Jangan sampai kesedihan ini berlarut. Sulawesi Tengah harus bangkit," tegasnya.
 
Baca: Pemulihan Jaringan Komunikasi di Sulteng Mencapai 88%
 
Diah berharap bencana alam Sulteng menjadi pembelajaran. Fasilitas peringatan dini bencana harus dioperasikan. Dia mengimbau pemerintah menyusun penguatan kapasitas. Seperti perlengkapan penanganan gempa yang masih sangat minim.
 
"Mungkin bisa dibuat perencanaan anggaran dalam jangka panjang. Idealnya di tiap provinsi ada posko perlengkapan kebencanaan yang lengkap," kata Diah.
 

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif