Diskusi mitigasi benca di kawasan Cikini, Minggu (6/1). Foto: Medcom.id/Pudji Lestari
Diskusi mitigasi benca di kawasan Cikini, Minggu (6/1). Foto: Medcom.id/Pudji Lestari

Kepala Daerah Perlu Memahami Bencana

Nasional Mitigasi Bencana
06 Januari 2019 14:09
Jakarta: Lembaga nirlaba fokus bencana, Perkumpulan Skala, menilai kepala daerah harus memahami tentang potensi dan mitigasi bencana di wilayah rawan bencana untuk mengurangi dampak bencana. Hal ini untuk mengurangi dampak bencana yang kerap terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
 
"Masyarakat harus pintar memilih, kepala daerah harus mengerti tentang bencana," ujar Direktur Perkumpulan Skala Rini Trinirmalaningrum, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Januari 2019.
 
Rini mengatakan, beberapa kepala daerah di daerah belum memahami potensi bencana di daerahnya. Seperti pada bencana Palu, menurutnya pemerintah daerah tidak melakukan antisipasi bencana, padahal Perkumpulan Skala telah memprediksi gempa dan tsunami Palu-Donggala akan terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan riset Perkumpulan Skala, sesar Palu-Koro merupakan patahan yang sangat aktif, bergerak hingga sejauh 5 centimeter per tahun. Perkumpulan Skala telah memprediksi gempa dan tsunami Palu akan terjadi pada tahun 2016 dan 2 juta orang akan terdampak.
 
Rini bersama organisasi lingkungan yang lain saat itu telah menunjukkan hasil riset pada pemerintah setempat. Namun, pemerintah setempat tidak menggubrisnya.
 
Baca:Mitigasi Bencana Perlu Perhatikan Budaya Lokal
 
"Sayangnya hasil riset kami dianggap seperti angin lalu, begitu" ungkap Rini.
 
Rini berpendapat dengan pahamnya kepala daerah akan bencana, kebijakan daerah pun dapat menyesuaikan dengan kondisi alam wilayah terkait. Dengan adanya kebijakan yang sesuai dengan kondisi alam, Rini yakin dampak bencana dapat diminimalisir. (Pudji Lestari)
 

 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif