Rekapitulasi akhir suara Pilpres 2014--Antara/Yudhi Mahatma
Rekapitulasi akhir suara Pilpres 2014--Antara/Yudhi Mahatma

Bagaimana Mungkin Kecurangan Pilpres Terjadi di Palu?

Nasional kecurangan pemilu
Hafid Laturadja • 31 Juli 2014 18:21
medcom.id, Palu: Potensi terjadinya kecurangan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 bisa dilakukan karena ada dua faktor, pertama, kerja sama antara penyelenggara dengan penguasa. Tanpa itu tidak bisa dilaksanakan.
 
Hal itu disampaikan Ketua Koalisi Indonesia Hebat Ahmad M Ali di kediamannya, Jalan Soadaya, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/7/2014). Menurutnya sangat aneh jika di Sulteng salah satu daerah yang masuk dalam kecurangan.
 
Di kubu Jokowi tidak ada satu pun pejabat yang masuk dalam tim koalisi Indonesia Hebat. Sebaliknya pada kubu koalisi merah putih banyak didukung pengusaha dari Sulteng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia meminta seluruh masyarakat dan peserta pilpres berpikir realistis bahwa hasil Pilpres 2014 telah memenangkan Jokowi-JK. "Kita harus realistis bahwa hari ini Jokowi-JK sudah ditakdirkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, terimalah kenyataan itu karena merekalah pilihan rakyat. Tdak perlu melakukan manuver politik," tutur Ahmad yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sulteng.
 
Lebih lanjut dia mengatakan, tahapan-tahapan pilpres telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum. Menurutnya sesuatu hal yang mustahil dan tidak perlu dihawatirkan oleh KPU Daerah Sulteng, sebab kotak suara yang dibuka prinsipnya sudah ada aturannya, dan semua saksi dari kedua kandidat pada saat proses rekapitulasi telah menerima dengan legowo.
 

(LAL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif