Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Pulau Jawa dan Bali Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Satgas Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 07 Januari 2021 18:50
Jakarta: Pemerintah daerah di Pulau Jawa dan Bali diwanti-wanti menekan angka kematian akibat covid-19. Pasalnya, mayoritas kasus berasal dari kedua pulau tersebut.
 
“Pulau Jawa dan Bali menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus covid-19 di tingkat nasional sejak awal pandemi,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, 7 Desember 2020.
 
Wiku mengatakan kasus positif covid-19 dari kedua pulau tidak pernah berada di bawah 50 persen dari penambahan kasus positif mingguan. Bahkan, pada Desember 2020 Pulau Jawa dan Bali menyumbang total 129.994 kasus covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dan ini merupakan yang tertinggi sejak bulan Maret 2020,” papar dia.
 
Kontribusi Pulau Jawa dan Bali, kata Wiku, terus terjadi hingga Minggu, 3 Januari 2021. Kedua pulau menyumbang  496.674 kasus konfirmasi dari total 765.350 atau 65 persen.
 
“Jika dilihat dari kasus aktif per tanggal yang sama, bahkan Jawa dan Bali lebih besar lagi yaitu 67 persen atau 74.450 kasus aktif dari kasus aktif nasional 110.679,” terang Wiku.
 
Wiku mempersempit lingkup pemantauan menjadi empat bulan terakhir yakni September hingga Desember 2020. Hasilnya, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, dan Kalimantan Timur konsisten menyumbang kasus covid-19 terbanyak.
 
Baca: Satgas: PSBB Jawa-Bali Wajib
 
Tren serupa juga terjadi terkait kasus kematian. Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat konsisten menempati peringkat 10 besar penambahan kematian tertinggi selama September hingga Desember 2020.
 
“Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah selalu berada di tiga teratas provinsi dengan penambahan kematian tertinggi,” tutur Wiku.
 
Bali sempat menempati peringkat empat tertinggi kasus kematian terbanyak pada September 2020. Kemudian membaik jadi peringkat delapan pada Oktober dan keluar dari 10 besar pada November dan Desember 2020.
 
Wiku menuturkan Pulau Jawa dan Bali juga berkontribusi pada kasus kematian kumulatif. Tercatat ada 15.165 korban jiwa dari total 22.734 korban jiwa secara nasional per 3 Januari 2021. 
 
“Kedua pulau ini harus segera dikendalikan melalui kebijakan yang terukur dan tepat sasaran khususnya terkait dengan kegiatan masyarakat,” tegas dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif