Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau perkembangan renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2020. Foto: Antara/Pool/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau perkembangan renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2020. Foto: Antara/Pool/Akbar Nugroho Gumay

MUI Racik Tata Cara Ibadah di Masjid Saat Kenormalan Baru

Nasional Virus Korona New Normal Kenormalan Baru
Candra Yuri Nuralam • 02 Juni 2020 22:02
Jakarta: Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang meracik tata cara salat di masjid saat masa kenormalan baru (new normal). Ada tiga hal yang diperhatikan MUI.
 
"Pertama, tetap memakai masker, secara syariat anggota sujud itu ada telapak kaki, ada lutut, telapak tangan, kening, dan hidung. Dalam kondisi tertentu karena ada hajat dimungkinkan memakai masker," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam acara Prime Talk Metro TV, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Masalah yang dibahas selanjutnya yakni tentang jaga jarak antarorang saat ibadah di masjid. Di saat pandemi virus korona (covid-19) melanda, jemaah tak bisa berdempetan saat beribadah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam kondisi normal tuntunan keagamaan ketika berjemaah itu merapatkan saf, tapi kemudian ada kondisi tertentu dimungkinkan secara syariat. Nanti tuntunannya akan diberikan secara lebih rinci," ujar Niam.
 
Terakhir, lanjut dia, adalah tentang daya tampung masjid akibat adanya jaga jarak antarorang. MUI tak ingin salat Jumat dua sif.
 
Baca: Renovasi Masjid Istiqlal Rampung Juli 2020
 
MUI menyarankan penggunaan area masjid lain untuk menampung jemaah. Salah satunya penggunaan aula atau lapangan sekitar masjid.
 
Meski demikian, tiga tata cara pelaksanaan ibadah saat kenormalan baru itu belum disahkan MUI. MUI segera membeberkan hasilnya setelah rampung.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif