Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. foto: Medcom.id/Theofilius Ifancipto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. foto: Medcom.id/Theofilius Ifancipto

Tiga Kementerian Rumuskan Insentif Maskapai

Nasional Virus Korona
Theofilus Ifan Sucipto • 13 Februari 2020 10:44
Jakarta: Pemerintah berencana memberikan insentif pada maskapai penerbangan yang terus beroperasi di tengah wabah korona. Namun besarannya masih dibahas tiga kementerian.
 
"Kita ada rapat bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pariwisata," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis 13 Februari 2020.
 
Menurut dia, tiga kementerian masih menganalisis alternatif bentuk insentif. Mulai dari pengurangan penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga pengurangan biaya landas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita bicarakan dengan Kemenkeu karena yang punya kewenangan meniadakan atau mengurangi (pendapatan negara) Kemenkeu," ujar Budi.
 
Tiga Kementerian Rumuskan Insentif Maskapai
Ilustrasi. ANT/Fikri Yusuf
 
Di sisi lain, Budi membeberkan tarif sejumlah destinasi wisata Indonesia bakal dipangkas, istilahnya yakni relaksasi. Ada dua skema relaksasi yang diusulkan.
 
Pertama, relaksasi langsung, yaitu mengurangi tarif wisata. Sedangkan opsi selanjutnya adalah relaksasi tidak langsung seperti bekerja sama dengan hotel.
 
"Akhir minggu ini atau awal minggu depan difinalkan, baru kita lapor ke Presiden, Selasa, 18 Februari 2020," terang Budi.
 
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyiapkan skema pemberian insentif kepada maskapai agar tetap bisa bertahan di tengah-tengah dampak dari wabah virus korona. Pemberian insentif itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
 

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif