NEWSTICKER
Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Berita Menarik Nasional Sepekan

Duka karena Korona

Nasional Virus Korona Coronavirus virus corona
Medcom • 15 Maret 2020 09:26
Jakarta: Indonesia berduka. Kasus korona di Tanah Air memakan korban.
 
Juru bicara penanganan kasus korona Achmad Yurianto mengumumkan kematian pertama akibat virus yang awalnya menyerang Wuhan, Tiongkok, itu. Namun, korona bukan satu-satunya penyebab kematian pasien nomor 25 yang merupakan warga negara asing (WNA) tersebut.
 
"Pasien ini memang masuk di rumah sakit sudah dalam keadaan sakit berat (hipertensi, diabetes, dan hipertiroid). Karena memang ada faktor penyakit yang mendahuluinya," kata juru bicara penanganan kasus korona Achmad Yurianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Duka karena Korona
 
Semakin ke sini, korona semakin meneror. Hingga Minggu pagi, 15 Maret 2020, pemerintah mencatat lima pasien meninggal karena korona. Menrut Yurianto, kelimanya meninggal karena faktor penyakit penyerta.
 
Dalam sepekan, pemberitaan memang didominasi korona. Termasuk dampak pada berbagai aspek.
 
Berikut lima berita menarik nasional sepekan:

1. Kematian Pertama

Seorang WNA meninggal akibat korona. Kematian diumumkan Rabu, 11 Maret 2020.
 
Pasien nomor 25 itu meninggal sekitar pukul 02.00 WIB. Pasien ini meninggal karena juga mengalami komplikasi penyakit. Selain hipertensi, diabetes, dan hipertiroid, pasien nomor 25 menederita paru obstruksi menahun.
 
Selengkapnya baca di sini

2. Angka Kematian Bertambah

Angka kematian akibat korona meningkat. Kabar itu disampaikan Yurianto per Sabtu, 14 Maret 2020.
 
"Sampai saat ini, jumlah kasus meninggal ada lima orang," tegas Yurianto di Graha BNPB.
 
Yurianto tak memerinci nomor kasus pasien meninggal. Ia hanya menyebut pasien meninggal karena ada faktor lain.
 
Selengkapnya baca di sini

3. Sekolah Diliburkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meliburkan sekolah mulai Senin, 16 Maret 2020. Sekolah diliburkan hingga dua pekan ke depan.
 
"Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Sabtu, 14 Maret 2020.
 
Selengkapnya baca di sini
 
Duka karena Korona

4. Korona Bisa Sembuh

Berita korona tak melulu soal duka. Optimisme tetap ada, karena angka kesembuhan melebihi jumlah kematian.
 
Pemerintah mengumumkan pasien sembuh dari virus korona terus bertambah. Mereka dinyatakan negatif setelah menjalani perawatan dan serangkaian tes.
 
"Saudara kita yang terjangkit kemudian sembuh ada delapan," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, 14 Maret 2020.
 
Selengkapnya baca di sini

5. Kabur dari Rumah Sakit

Seorang pasien positif korona sempat bikin geger karena kabur dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan. Pasien itu dijemput keluarganya dari rumah sakit.
 
"Jadi dia (pasien) diam-diam keluar (ruang isolasi RSUP), dan sudah ditunggu oleh keluarga, kita tahu pas dia sudah keluar," kata juru bicara RSUP Persahabatan Erlina Burhan di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Jumat, 13 Maret 2020.
 
Selengkapnya baca di sini.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif