Tempuh Belasan Jam untuk Buka Posko Kemanusiaan

K. Yudha Wirakusuma 06 Oktober 2018 04:05 WIB
Gempa Donggala
Tempuh Belasan Jam untuk Buka Posko Kemanusiaan
Bangunan runtuh setelah Palu diguncang gempa/Medcom.id/Surya Perkasa
Jakarta: Aksi simpati dan empati untuk korban musibah gempa dan tsunami Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mengalir. Kendati belasan jam harus ditempuh melalui perjalanan darat, tim relawan dari Pengurus Besar Pengusaha Berkarya (PBPB) pantang menyerah.  

Tujuan mereka hanya satu, membawa bantuan kemanusiaan agar sampai kepada korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Perjalanan darat 10-12 jam dari Mamuju, Sulawesi Barat ke Palu, Sulteng,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Pengusaha Berkarya (PBPB) Rahmat, SH di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.


Posko pertama dibuat di Jalan Gelatik no 23, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah. 

"Kami bergerak secepat mungkin. Sekarang sudah ada posko tambahan juga di Jalan Rapilinja, Kompleks SD IT Qurrata A’ Ayun Desa Tingigede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi,” paparnya.

"Demi meringankan beban masyarakat korban bencana di Kota Palu maupun Donggala, kami rela," imbuh pria yang juga pengusaha tambang dan pecinta seni itu.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id