Metro TV Sumbang Sablon Digital kepada SLBN 5 Jakarta

Siti Yona Hukmana 15 November 2018 11:19 WIB
metro tv
<i>Metro TV</i> Sumbang Sablon Digital kepada SLBN 5 Jakarta
Peringatan HUT ke-18 Metro TV di SLB Negeri 5 Jakarta. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Metro TV memberikan sablon digital kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta. Pemberian ini dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-18 Metro TV

SLB Negeri 5 Jakarta didatangi Metro TV untuk mewujudkan kepedulian kepada masyarakat dari segi pendidikan. SLB ini menekankan pada keahlian praktis bagi para siswanya, seperti kelas tata busana, tata boga, dan menyablon. 

Mesin sablon digital dari Metro TV diharapkan dapat mempersiapkan para siswa/siswi SLBN 5 Jakarta menghadapi dunia pekerjaan. Metro TV berhadap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa.


"Sekarang era digital, ada kebutuhan untuk membuat sablon dengan bentuk digital. Melakukan praktik sesuai dengan zamannya sekarang ini, maka kami berikan mesin sablon digital," kata Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo di SLB Negeri 5 Jakarta, Jalan Ks Tubun III, Slipi, Jakarta Barat, Kamis, 15 November 2018. 

Kepala Sekolah SLB Negeri 5 Jakarta Narno berterima kasih kepada Metro TV yang telah memberikan mesin sablon digital. Dengan mesin itu, Narno berharap siswa mampu menghasilkan karya lebih baik lagi. 

"Kami sudah lama punya keterampilan sablon pakai tangan, manual. Saya dan kawan-kawan guru ngobrol terus mau beli pakai apa? Wong harganya mahal. Alhamdulillah Metro TV memberikan sesuatu yakni mesin sablon digital," ucap Narno.

Narno berharap muridnya dapat mengembangkan bakat dan menghasilkan karya lebih baik lagi. Ia pun mengajak Metro TV bekerja sama untuk mempromosikan hasil sablon anak didiknya.

"Kami berharap tidak hanya memberikan barang, tapi juga order ke kami. Biar karya anak-anak dapat menghasilkan yang membuat mereka bangga," aku Narno.

Suryopratomo menyanggupi itu. Dia akan memesan sablon hasil karya murid SLB Negeri 5 Jakarta. Hasil sablon itu, kata dia, bisa dijadikan untuk hadiah kepada tamu-tamu Metro TV.

"Adik-adik di sini punya harapan menjadi orang besar, saya tahu di sini ada tunarungu, tunadaksa, tunagrahita dan autis. Mudah-mudahan di sekolah ini memunculkan anak-anak hebat dan berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara," imbuh dia.

Sementara itu, pada acara memperingati HUT ke-18 Metro TV ini, anak-anak SLB menyuguhi beberapa tarian, seperti tari kipas, tari ondel-ondel dan tari piring. Selain itu, Metro TV juga diberi hadiah sablon manual hasil karya mereka. 

Sebelumnya, dalam program Metro TV berbagi atau corporate social responsibility (CSR), Metro TV juga sudah melakukan berbagai kegiatan. Acara diisi dengan donor darah dan operasi katarak gratis. 

Penyelenggaraan donor darah dilakukan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, diikuti oleh karyawan Media Group. Kegiatan itu dilangsungkan Selasa, 6 November 2018. 

"Kegiatan itu merupakan wujud sumbangsih nyata dari karyawan untuk membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di PMI," ujar Suryopratomo.

Sementara itu, operasi katarak gratis dilakukan bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jakarta dan Rumah Sakit Angkatab Laut Dr Mintohardjo. Operasi katarak gratis diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Jabodetabek. 

Kegiatan itu dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni screening mata pada Sabtu, 10 November 2018 bertempat di Metro TV. Kemudian, tahap operasi dilaksanakan pada Sabtu, 17 November 2018 di RSAL Dr Mintohardjo.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id