Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Satgas Godok Strategi Cegah Lonjakan Covid-19 Pada Akhir 2021

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Pencegahan Covid-19 Satgas Covid-19 penanggulangan covid-19 kasus covid-19 indonesia
Fachri Audhia Hafiez • 20 Oktober 2021 09:08
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tengah menyusun strategi untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pada akhir tahun 2021. Strategi dibahas lewat lintas kementerian dan lembaga.
 
"Strategi yang disusun diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan yang efektif dan inklusif dengan menekankan sejumlah prinsip-prinsip," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui keterangan tertulis, Rabu, 20 Oktober 2021.
 
Prinsip-prinsip yang dimaksud, yakni relaksasi aktivitas diikuti dengan kontrol lapangan yang ketat. Lalu, meningkatkan angka vaksinasi bagi lansia anak terutama di daerah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prinsip lainnya, kata Wiku, melakukan penyaringan berlapis dari wisatawan internasional dan pengawasan kegiatan. Masyarakat juga tak henti-hentinya diedukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan.
 
Baca: Jokowi Perintahkan Penanganan Covid-19 di Bali Konsisten
 
Wiku mengatakan pemerintah juga berupaya mencari formula alternatif pengobatan covid-19 yang potensial. Caranya, dengan menggandeng produsen asing untuk mendirikan pabrik di Indonesia.
 
"Seperti molnupiravir dari Merck dan antivirus AT527 dari Roche dan Atea Pharmaceutical," kata Wiku.
 
Penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga menjadi hal mutlak mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pada penghujung tahun. PPKM terbukti efektif menekan kasus.
 
"Masyarakat diminta untuk mematuhi kebijakan pemerintah dan kepada pemerintah daerah untuk dapat memantau dan mengontrol mobilitas warganya sehingga peningkatan kasus dapat dicegah," ucap Wiku.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif