Ilustrasi BPJS Kesehatan/MI/Ramdani.
Ilustrasi BPJS Kesehatan/MI/Ramdani.

Pemerintah Diminta Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

Nasional BPJS Kesehatan virus corona
Anggi Tondi Martaon • 13 Mei 2020 16:57
Jakarta: Pemerintah diminta membatalkan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kenaikan iuran tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
 
"Nah, revisi kedua ini segera dicabut," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar kepada Medcom.id, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Masyarakat tengah mengalami kesulitan di tengah pandemi virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah tidak peka terhadap kondisi masyarakat di tengah wabah pandemi ini," ungkap dia.
 
Selain itu, pemerintah dianggap memberikan contoh tidak taat hukum kepada masyarakat. Pasalnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).
 
"Membatalkan Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, mereka munculkan lagi ini," sebut dia.
 
Baca:Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik Mulai Juli
 
Dia menyebutkan, DPR harus segera merespons kenaikan tersebut. Ansory mengusulkan Komisi IX mengagendakan rapat bersama pemerintah meski sedang dalam masa reses.
 
"Saya sebagai Wakil Ketua Komisi IX ingin sekali merencanakan raker dengan pemerintah. Kenapa semua bisa terjadi," ujar dia.
 
Presiden Joko Widodo kembali membuat aturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan iuran mulai berlaku 1 Juli 2020.
 
Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan yang telah diteken Jokowi. Beleid anyar itu mengatur tentang perubahan iuran mengikuti putusan MA nomor 7P/HUM/2020.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif