KPI Minta Media Fokus Proses Pemulihan Bencana

Whisnu Mardiansyah 06 Oktober 2018 14:40 WIB
gempatsunamiGempa Donggala
KPI Minta Media Fokus Proses Pemulihan Bencana
Warga korban gempa tsunami Palu berjalan usai melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Baitussalam di Desa Loli Saluran, Donggala. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.
Jakarta: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta lembaga penyiaran seperti televisi dan radio fokus menyiarkan proses pemulihan bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Permintaan ini ditetapkan melalui  surat edaran perihal standar peliputan peristiwa bencana Nomor 515/K/KPI/31.2/10/2018.
 
"Dalam hal pemberitaan bisa dilihat fakta hari ini semua lembaga penyiaran sudah rapi. Kami mengirim edaran bagaimana peliputan jangan menciderai dan mempertimbangkan proses pemulihan," kata Ketua KPI Yuliandre Darwis dalam diskusi bertajuk 'Palu Retak' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 Oktober 2018.
 
Ia melihat saat ini televisi dan radio sudah memberitakan hal-hal yang berorientasi pada bangkitnya Sulawesi Tengah pasca dilanda bencana. Dampak positifnya ialah banyaknya sumbangan mengalir ke daerah terdampak.
 
"Jadi bagaimana fokus pada isu Sulteng bisa bangkit. Hari ini kita lihat semua media sudah concern dan CSR sumbangan sudah cukup banyak," ujar Yuliandre.

Baca: Gardu Listrik di Kota Donggala 100% Menyala

Sebelumnya, BNPB memperbarui total korban jiwa akibat gempa 28 September 2018, yakni 1.571 orang. Sebanyak 1.352 korban berasal dari Palu, Donggala 144 orang, Sigi 62 orang, Parigi Moutong 12 orang, dan Pasangkayu, Sulawesi Barat, satu orang.
 
Selain itu, 2.549 orang dinyatakan mengalami luka berat. Mereka sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id