Cekcok Bermula di Tempat Hiburan Lain

Siti Yona Hukmana 23 November 2018 17:53 WIB
pembunuhan
Cekcok Bermula di Tempat Hiburan Lain
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Polisi akan mencari tempat hiburan malam yang disinggahi Yustian dan Nissa Regina, sehari sebelum membunuh Ciktuti Iin Puspita (Iin). Tempat itu akan mengungkap fakta-fakta baru.

"Kita akan cari tempat itu. Tentunya akan lebih mudah untuk mengungkap," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat, 23 November 2018.

Terlebih, kata Indra, di tempat hiburan malam itu Nissa dan Iin bertemu dengan empat orang. Salah satu dari mereka menjanjikan tip Rp1,8 juta kepada Nissa untuk menemani empat orang tersebut.


"Tetapi justru yang diterima Nissa Rp500 ribu. Tip diberikan langsung kepada pelaku," jelas Indra.

Lebih lanjut, Indra mengatakan tempat hiburan malam yang disinggahi Nissa dan Iin itu bukan tempat kerjanya. Keduanya bekerja di salah satu tempat karaoke di kawasan Mampang.

"Kita sudah mulai mengarah ke sana untuk memperluas dan ingin mengetahui latar belakang (pembunuhan)," ujar Indra.

Baca: Warga Hujat Pembunuh Ciktuti

Namun, polisi meyakini tidak ada pelaku lain. Nissa dan kekasihnya diduga kuat sebagai pembunuh Iin.

"Yang jelas kita rekonstruksi bahwa memang pelaku ini adalah yang saat ini jadi tersangka. Adegan yang dia lakukan kita ikuti, tentunya inilah para pelaku yang menyebabkan korban meninggal," kata Indra.

Iin dibunuh Yustian dan Nissa Regina pada Minggu, 18 November 2018 pukul 20.00 WIB. Mayat Iin ditemukan Selasa, 20 November 2018 di dalam lemari rumah indekos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Jasad korban sengaja diletakkan dalam lemari supaya tidak diketahui orang. Yustian dan Nissa bahkan sempat membersihkan lokasi pembunuhan.

Kemudian, dua sejoli itu ditangkap Selasa, 20 November 2018 di Merangin, Jambi. Mereka berdua berniat menuju Padang, Sumatera Barat, ke rumah keluarga Nissa.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id