Ilustrasi KRL/ANT/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi KRL/ANT/Yulius Satria Wijaya

Penumpang Kereta Api Diprediksi Naik Selama Nataru

Nasional kereta api natal
Muhammad Al Hasan • 16 Desember 2018 06:40
Jakarta: PT KAI memastikan ada peningkatan jumlah penumpang selama masa libur natal dan tahun baru (Nataru). Peningkatan jumlah penumpang sebanyak 5 persen itu bakal terjadi selama 18 hari, sejak 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.
 
"Peningkatan volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Nataru diprediksi meningkat sebesar 5 persen," kata Senior Manager Humas PT. KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo, Sabtu, 15 Desember 2018.
 
Jumlah masa angkutan Nataru 2017/2018 sebanyak 1.159.513 penumpang. Untuk Nataru tahun ini diprediksi mencapai 1.216.442 penumpang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PT KAI pun sudah mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang dengan memaksimalkan pelayanan. Di antaranya, mempersiapkan sarana dan prasarana, mengerahkan seluruh sumber daya pegawai.
 
Termasuk, menambah jumlah perjalanan kereta api dengan menambah KA Tambahan. "PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 19 KA Tambahan, 60 KA Reguler," ujarnya.
 
(Baca: KAI Siapkan Kereta Tambahan di Akhir Tahun)
 
"Dengan demikian total jumlah KA yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 79 perjalanan KA, sementara itu, 44 lokomotif dan 302 kereta yang siap beroperasi," ucap Edy.
 
Edy menyebut penjualan tiket untuk perjalanan KA reguler sudah habis, sementara masa puncak arus mudik terjadi pada tanggal 22 dan 23 Desember 2018. Bagi masyarakat yang hendak membeli tiket KA Tambahan bisa melalui aplikasi ponsel resmi KAI yakni KAI Access, situs kai.id, call center (021) 121, loket, maupun chanel eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI seperti gerai minimarket, Traveloka, Tiket.com, Tokopedia, agen resmi dan sebagainya terhitung tanggal 16 Desember 2018.
 
"Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket KA tambahan tersebut di atas dapat melakukan pembelian di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api mulai 16 November 2018," pungkasnya.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif