KRI Sikuda Angkut Empat Kantong Jenazah
KRI Sikuda 863 angkut empat kantong jenazah korban Lion Air JT610. Medcom.id/ Kautsar W P
Jakarta: KRI Sikuda 863 milik TNI Angkatan Laut mengangkut empat kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Kantong jenazah langsung dibawah ke Rumah Sakit, Polri, Kramat Jati, Jakarta.

"Tadi yang dibawa TNI AL baru empat dan serpihan pesawat," ujar Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, di Pelabuhan JICT II, Jakarta Utara, Senin, 29 Oktober 2018.

Namun pihaknya tidak dapat memastikan satu kantong jenazah berisi satu korban. Dia bilang kantong jenazah terisi oleh beberapa bagian tubuh korban.


"Jadi mayat korban kita bungkus di kantong mayat, nanti tanya ke tim yang berwenang," tutur dia.

Selain itu untuk membantu proses evakuasi TNI AL telah melibatkan 41 personel dari Denjaka dan Batalyon Intai Ampibi. Para personel dilengkapi dengan peralatan empat sea rider, dua perahu karet beserta peralatan selam. 

Kemudian 40 personel satuan pasukan katak dengan empat sea rider. Serta 25 perosenel penyelam Dislambair (Dinas Penyelam Bawah Air).

"Kita sudah mengerahkan KRI Spica yang mempunyai kemampuan sonar yang handal, mudahan - mudahan bisa bekerja malam ini ," lanjut dia.

Apabila KRI tersebut tidak dapat menjangkau titik kedalam dari bangkai pesawat maka akan dikerahkan KRI Gusti Ngurah Rai. "Memiliki kemapuan sonar di kedalaman 30 sampai 35 meter," imbuh dia.

Bedasarkan pengamatan Medcom.id, KRI Sikuda tiba di JICT II pada pukul 17.56 WIB. Sebelumnya pada pukul 17.08 WIB Kapal Negara P 348 Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Indonesia (KPLP) tiba membawa dua kantong jenazah.

Serta pada pukul 14.40 WIB dua kapal Rigid Inflatable Boat RIB milik Basarnas menurunkan enam kantong jenazah.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id