Pendidikan Agama di Kampus Bakal Diperkuat
Ilustrasi - Medcom.id.
Tangerang: Pendidikan agama di kampus dinilai masih kurang memadai. Penguatan pendidikan agama untuk kalangan mahasiswa diperlukan dengan mengefektifkan pesantren perguruan tinggi umum (PTU). 

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Ahmad Zayadi menyampaikan, pihaknya akan bersinergi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk memperkuat pendidikan agama di PTU.

“Akan didorong untuk merumuskan dan menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama dan Menteri Ristek Dan Pendidikan Tinggi agar program Ma’had al-Jami’ah at-Takmiliyah ini agar dapat diterapkan di kampus-kampus," ujar Zayadi seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat, 1 Juni 2018.


Zayadi menerangkan, moderasi Islam merupakan titik awal dalam program Ma’had al-Jami’ah at-Takmiliyah. “Moderasi Islam akan menghasilkan output mahasiswa yang berakhlak mulia, cinta damai, toleran, dan mampu berkomunikasi dengan cara yang ma'ruf," imbuh dia.

Pelaksana Tugas Kasubdit Pendidikan Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren, Safiuddin mengungkapkan, pendidikan agama di kampus diperlukan lantaran untuk mewaspadai radikalisme. Sebab, kian banyak mahasiswa yang terpengaruh paham tersebut.

"Harapannya Ma’had al-Jami’ah at-Takmiliyah benar-benar mampu melengkapi kebutuhan pendidikan agama di PTU dan melayani kebutuhan masyarakat secara umum,” pungkas Saifudin.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id