Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kebrutalan KKB Mesti Jadi Sinyal Pentingnya Melindungi Nakes di Daerah Konflik

Nasional terorisme tni polri Papua kelompok bersenjata di papua Tenaga Kesehatan
Fachri Audhia Hafiez • 25 September 2021 15:53
Jakarta: Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menilai kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua terhadap tenaga kesehatan (nakes) semestinya menyadarkan pemerintah. Nakes di daerah rawan konflik membutuhkan perlindungan maksimal.
 
"Kejadian ini mudah-mudahan menjadi satu sinyal bagi pemerintah untuk tidak bermain-main lagi dengan keselamatan dengan hak dan perlindungan tenaga kesehatan kita," kata Netty dalam diskusi virtual bertajuk 'Peduli Lindungi Nakes di Daerah Konflik,' Sabtu, 25 September 2021.
 
Menurut dia, pemerintah masih fokus terhadap penanganan pandemi covid-19. Namun, hak-hak nakes diminta tetap diprioritaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menemukan pemenuhan hak nakes berupa insentif masih bermasalah. Pencairan sejumlah insentif nakes di daerah disebut masih terkendala.
 
"Kalau insentif saja masih belum cair, apalagi perlindungan (nakes) yang harus berhadapan dengan para kalau boleh saya sebut teroris yang sesungguhnya?" ujar Netty.
 
Baca: Nakes Gerald Sokoy yang Dilaporkan Hilang Dievakuasi ke Sentani
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak pengusutan terhadap setiap aksi penyerangan terhadap nakes. Pasalnya, nakes sejatinya tengah menjalani tugas kemanusiaan.
 
"Apa pun alasannya dalam melakukan penganiayaan terhadap nakes (KKB) banyak sekali (melanggar) undang-undang yang dilanggar. Masih ada undang-undang kesehatan, undang-undang HAM, undang-undang rumah sakit," ujar Netty.
 
Sebelumnya, dua nakes Gabriela Meilan dan Kristina Sampe menjadi korban serangan KKB. Tubuh keduanya ditemukan di dasar jurang di Distrik Kiwirok, Papua, Rabu, 15 September 2021.
 
Gabriela ditemukan dalam keadaan meninggal. Sementara itu, Kristina mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam KKB.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif