Ketua Komando Stategi Nasional (Kostranas) Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo
Ketua Komando Stategi Nasional (Kostranas) Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo

Kepala Daerah Wajib Tahu Seluruh Masalah Warga

Nasional nasdem
M Sholahadhin Azhar • 15 Oktober 2019 22:42
Jakarta:Setiap kepala daerah harus siap menjadi kaki dan tangan rakyat. Mereka juga harus tahu segala hal yang menjadi permasalah warganya.
 
"Istilahnya daun jatuh pun kepala daerah harus tahu," ujar Ketua Komando Stategi Nasional (Kostranas) Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo dalam 'Dialog Selasa' di DPP NasDem, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Dia mencontohkan saat menjadi Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode. Syahrul bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi di sana, utamanya tentang peningkatan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Daerah mengemban dua tanggung jawab sekaligus, yakni melayani masyarakat dan menjalankan tugas dari pemerintah pusat. Sebab, jabatannya adalah kepanjangan tangan dari pemerintah pusat.
 
"Kalau tidak, berhenti saja kau jadi kepala daerah. Mau jadi kepala daerah tapi enggak mau bertanggung jawab," kata dia.
 
Syahrul juga menekankan pentingnya peran kepala daerah menjaga stabilitas wilayah kerjanya. Otonomi daerah bagi dia, gambaran kepemimpinan secara tegak lurus ke pemerintah pusat.
 
Dia mencontohkan bagaimana kasus KTP tercecer dan yang harus bertanggungjawab adalah Menteri Dalam Negeri. Menurut Syahrul, hal itu merupakan kewenangan camat atau pimpinan di tingkat bawah.
 
"Bagi-bagi tanggung jawab, itu jangan diambil sendiri," kata dia.
 
Anggota DPR NasDem M. Luthfi Mutty menambahkan peran kepala daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas negara dari tingkat wilayah. Dia mengambil contoh terkait kekurangan gizi yang mengakibatkan stunting.
 
Harusnya, kepala daerah mengambil peran untuk membereskan hal tersebut. Permalasahan itu bisa disentuh lewat bawah dan penanganannya harus lebih rinci.
 
Jika tidak, Indonesia tak akan siap menghadapi bonus demografi. Mengingat mereka memiliki kualitas SDM buruk.
 
"Ini bom waktu. Ternyata indonesia ini merupakan negara yang parah di ASEAN, angka stunting 27,5 persen," kata dia.
 
Anggota DPR NasDem lainnya, Eva Yuliana menyasar hal lain, yakni tumpang tindih regulasi. Ini menjadi pekerjaan rumah mendasar yang harus diselesaikan pemerintahan Joko Widodo di periode kedua. Masalah tersebut harus dibantu kepala daerah sebagai pembuat regulasi di tingkat wilayah.
 
"Contohnya di regulasi investasi, perdagangan, ekspor impor, beliau (Jokowi) selalu bilang pangkas regulasi, potong regulasi yang belum match antara regulasi di daerah provinsi dan pusat," kata Eva.
 
Dialog Selasa yang digelar DPP NasDem merupakan gelaran rutin menjelang Kongres NasDem pada medio November 2019. Dialog Selasa hari ini dihadiri Ketua Umum Kostranas NasDem, Syahrul Yasin Limpo, Anggota DPR NasDem, M. Luthfi Mutty, Charles Meikyansah, dan Eva Yuliana.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif