Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar. Foto: Dok/Istimewa
Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar. Foto: Dok/Istimewa

Cak Imin: Covid-19 Membuat Banyak Pemerintahan Gagap

Nasional pandemi covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 12 Oktober 2020 22:45
Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyebut pemerintahan di seluruh dunia tampak gagap dalam menangani pandemi covid-19. Virus tersebut telah melumpuhkan seluruh sendi sektor kehidupan masyarakat.
 
"Ekonomi, sains, tekonologi, bahkan agama tampak gagap dalam memberi makna pandemi ini," ujar Muhaimin saat menjadi keynote speaker dalam seminar internasional, di Fujian, Tiongkok yang disiarkan secara virtual, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menambahkan dampak pandemi ini membuat seluruh negara bersiap-siap menghadapi resesi global. Kondisi tersebut memerlukan penanganan serius. Jika tidak dapat menghambat pembangunan suatu negara kedepannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bedasarkan laporan dari lembaga Penelitian Ekonomi Pembangunan Universitas Perserikatan Bangsa Bangsa menyebut bahwa dampak pandemi covid-19 telah menyebabkan jumlah penduduk miskin di seluruh dunia menembus 1,1 miliar orang. Sebanyak 395 juta orang bahkan diprediksi akan terjerumus ke kemiskinan ekstrem akibat pandemi.
 
"Jika pemerintahan di belahan dunia tidak melakukan langkah-langkah tepat dan strategis dalam penanggulangan kemiskinan, pemberantasan kemiskinan dikhawatirkan mundur kebelakang 20-30 tahun," jelasnya.
 
Indonesia, lanjut Wakil Ketua DPR RI itu telah mengalami dampak dari pandemi covid-19. Salah satunya meningkatnya jumlah penduduk miskin sebanyak 1,63 juta orang. Sehingga total penduduk miskin tercatat 26,42 juta orang.
 
Kendati demikian, pemerintah Indonesia tengah melakukan upaya perbaikan dan bangkit dari pandemi covid-19. Pasalnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal II sempat menyentuh minus 5,32 persen.
 
"Pada kuartal III membaik berada pada kisaran minus 2,9 persen hingga 1,1 persen," tuturnya.
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif