NEWSTICKER
Pegawai Perumdam Kabupaten Cianjur batal umrah malah wisata ke Eropa. Foto: Dok/Istimewa
Pegawai Perumdam Kabupaten Cianjur batal umrah malah wisata ke Eropa. Foto: Dok/Istimewa

Perilaku Pejabat BUMD Cianjur di Eropa Menuai Kecaman

Nasional Virus Korona virus corona covid-19
Benny Bastiandi • 19 Maret 2020 23:56
Cianjur: Aktivitas pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cianjur yang melancong ke Eropa di tengah serangan wabah virus korona (Covid-19) terekam dalam sebuah video. Dalam tayangan video tersebut pejabat Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur tampak sedang tertawa-tawa.
 
Pejabat sedang berlibur di Eropa terdiri dari Direktur Utama, Direktur Umum, Kabag Produksi, Kasubbag Kas, serta seorang staf Bagian Produksi. Perilaku lima pejabat Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur itu menuai kecaman dari elemen masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
 
Salah satunya disampaikan Ketua Gabungan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa (GPPM) Kabupaten Cianjur, Asep Irawan. Asep menilai kelima pejabat itu tak memperlihatkan empati. Mereka seperti bereuforia saat semua pihak sedang berjibaku melawan virus korona (covid-19) di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak etis ada pejabat di BUMD yang tidak memperlihatkan rasa empatinya saat kondisi negara kita sedang berperang melawan virus korona. Tidak menunjukkan kepatutan," ujar Asep kepada Media Indonesia, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Asep menuding pejabat di BUMD tersebut bebal. Mereka, kata Asep, punya tanggung jawab moral kepada masyarakat Cianjur sebagai pejabat publik.
 
"Terlepas mereka sedang cuti ataupun keberangkatannya menggunakan uang pribadi," kata Asep.
 
Pada video berdurasi 12 detik itu, lima pejabat diduga sedang berada di Jerman dan terlihat tertawa-tawa. Bahkan informasinya mereka juga membawa istri. Kabar itu pun langsung mendapat respons dari Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.
 
Herman tak bisa menutupi kekesalan dan kekecewaannya terhadap ulah pegawai Perumdam Tirta Mukti tersebut. "Saya kecewa. Akan saya tegur," kata Herman kepada Media Indonesia saat ditemui di Pendopo, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Herman mengaku memerintahkan kelima pegawai Perumdam Tirta Mukti segera pulang ke Indonesia. Herman juga sudah mengirimkan tim dari Dinas Kesehatan untuk mengawal proses kepulangan para pejabat BUMD itu ke Cianjur.
 
"Hari ini (Kamis) tim sudah berangkat ke Jakarta. Kabarnya, hari ini mereka tiba di Indonesia dari jadwal semula kepulangan pada 23 Maret. Mereka harus diisolasi dulu selama 14 hari," tegas Herman.
 

(MBM)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif